Article
Apr 08

Aku dan Merry Riana by Febiyani Santoso

Posted at 12.19 PM | 2 Comments | POST A COMMENT

“Febiyani Santoso? Siapa tuh? Artis baru? Anak pejabat? Atau baru bikin sensasi di Youtube? Ah! Atau nari oppa gangnam style di tempat umum?”

Kalimat yang mungkin saat ini terlontar dari orang-orang ketika mendengar nama Febiyani Santoso. Namun dalam waktu 5 tahun ke depan, Aku yakin seorang Febiyani Santoso akan dikenal sebagai gadis sukses pewujud mimpi, serta menjadi berkat bagi orang-orang disekelilingnya.

Terlahir di keluarga berekonomi pas-pasan membuat Aku lebih tough dan menghargai sesuatu. Mempunyai ayah dosen yang disiplin dan superMom yang penuh kasih serta dua saudara kandung yang baik membuat Aku bersyukur, sehingga ingin sekali rasanya cepat-cepat membahagiakan mereka dengan hasil jerih payahku. Apalagi, ayahku sebagai tulang punggung keluarga baru saja terserang gejala struk. Ibu sudah lama behenti bekerja sejak melahirkan adikku yang down syndrom karena butuh perhatian khusus. Makinlah Aku termotivasi untuk mencapai kebebasan finansial di usia muda.

Darimana febi mengenal sosok ci Merry? Suatu hari Aku melihat pengumuman tentang seminar Merry Riana di Binus. Jujur, Aku belum tahu siapakah sosok Merry Riana. Mulailah Aku mengumpulkan informasi tentang Anda. “Sukses di umur 26, bermodal mimpi, motivasi awalnya begini-begitu, sekarang motivator sukses di Asia, sudah menikah dan bahagia. Luar biasa!”

Aku benar-benar terinspirasi dengan sosok Merry Riana sebagai wanita muda yang bukan hanya sukses dalam karir, tapi juga hal relationships. Ingin, ingin sekali rasanya Aku mengetahui bagaimana penerapannya.

Suatu hari Aku melihat bahwa ada seminar Merry Riana, dan akupun memutuskan memesan tiket tapi ternyata habis. Sedih… Reflek Aku memohon kepada sang contact person untuk langsung menghubungi Aku jika ada yang membatalkan pemesanan. Berhari-hari menunggu tetap saja tidak ada yang menghubungi.

Bersyukurlah suatu hari koko memberitahu bahwa panitia menjual lagi 20 tiket terakhir. Detik itu juga Aku langsung menghubungi panitia. Dan,benar-benar Aku merasa berjodoh baik dengan Anda karena akhirnya saya bisa mendapat tiket terakhir tersebut.

Seminar merupakan medium yang paling menginspirasiku. Pada hari H seminar, Aku lebih percaya diri bisa mewujudkan mimpi-mimpi besarku seperti ci Merry, sambil tertawa dalam hati, “Wah, sama-sama punya bokap dosen. Sama-sama suka merah pula.”

Aku juga mem-follow twitter Merry Riana, dan sungguh luar biasa rendah hatinya Anda selalu mem-folback para follower. Sudah sukses tapi tetap rendah hati. It’s really inspiring!

Cerita tentang pengalaman dampak positif, sepertinya 500 kata akan kurang. Karena setiap saat hal-hal positif terjadi dikehidupanku haha. Sedikit diantaranya, ketika saat Aku SMA dan terpilih sebagai ketua OSIS, Aku mendapat pelajaran berharga yang berdampak positif bagi diriku. Terpilihnya Aku sebagai ketua OSIS wanita lagi setelah 10 tahun selalu ketua OSIS laki-laki, membuat yang lain juga termotivasi. Sampai tahun 2012, angkatan-angkatan di bawahku selalu terpilih ketua OSIS wanita lagi. Entah kebetulan atau tidak.

Selain kuliah Aku  juga mengajar di tempat pelayanan sebuah agama. Walaupun tempat Aku mengajar itu berbeda agama denganku, Aku pikir kenapa tidak Aku berbagi tanpa memandang agama. Aku mendapat upah alakadarnya dan bisa saya jadikan ongkos pulang-pergi kuliah.

Kebetulan, pada saat Aku menulis essay ini Aku baru saja selesai menjalani program Student Exchange MIT Program ke Thailand (fully-funded by DIKTI), sehingga vakum mengajar sementara. Terpilih menjadi exchanged student membuat keluargaku bangga. Teman-teman pun termotivasi untuk lebih giat dan bersiap diri untuk program selanjutnya. Aku sendiri mendapat banyak pengalaman berharga.

Untuk kedepannya, Aku juga akan menjadi mentor di Binus dan mendapat beasiswa potongan biaya kuliah. Lumayan,dapat mengurangi beban ekonomi keluarga.

Hmmmm… Sejak seminar, selalu terpikir apakah seorang Merry Riana berkenan jadi mentorku. Lagi-lagi berjodoh baik, ketika Aku buka Twitter Aku melihat kesempatan untuk dimentori Merry Riana. Dan inilah essay yang aku buat dengan segenap hati. Terimakasih :)


You may also like :




  • About Merry Riana

Comments (2)

  1. Kisah sederhana ini menginspirasi saya sebagai mahasiswi untuk berjuang dan melakukan yang terbaik dalam mencapai impian di masa depan :)

  2. Sosok seorang febiyani santoso adalah sosok kakak perempuan yang paling saya banggakan , karena Ibu febiyani santoso punya sosok miss merry riana dalam hidup saya… saya banyak belajar dari beliau… Ting tong :) dari murid yang nyebelin Evan

Post a comment

Post a comment to Aku dan Merry Riana by Febiyani Santoso

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article