Article
Nov 19

Be an Achiever in the Workplace

Posted at 06.38 AM | No Comments | POST A COMMENT

Seiring dengan perkembangan jaman dan kemajuan IPTEK, sumber daya manusia menjadi semakin berkembang. Sekarang ini, dunia memasuki era yang sungguh kompetitif dimana setiap orang dituntut untuk memiliki pencapaian lebih daripada orang lain, terkhusus dalam dunia kerja. Pertanyaannya adalah apa sebenarnya langkah-langkah dan sikap yang bisa diambil untuk memiliki pencapaian pribadi yang membanggakan?

Di The Merry Riana Show kali ini, Anda akan menemukan cara menjadi seorang high-achiever dalam dunia pekerjaan. Penunjuk waktu di Sonora berbunyi. Jarum jam berdetak tepat di pukul 7. Merry segera menyapa Friends Sonora dengan hangat. Kali ini ia ditemani oleh seorang Achievement Motivator dan penulis tiga buku best-seller yang salah satunya berjudul, “The Achiever”. Ia adalah Haryanto Kandani.

Telah lebih dari 30 kota besar Haryanto menjadi pembicara motivasi. Ia telah terbiasa menjadi public seminar, in house training, dan berbagai acara nasional lainnya. Ia juga pernah dipercayakan sebagai coach untuk finalis Indonesian Idol, X Factor Indonesia, dan Miss Indonesia untuk persiapan ke ajang Miss World.

Kembali ke hal pencapaian pribadi. Menurut Haryanto untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang, sikap pertama yang harus diambil adalah merubah pola pikir atau mindset. Karena mindset dapat menentukan kualitas hidup seseorang, bahkan dapat merubah posisi seseorang dalam hidup.

Bagaimana memiliki mindset yang baik? Haryanto membagikan tipsnya :

Temukan dulu mindset apa yang telah menyabotase dan memperdaya hidup Anda, yang membuat performa produktifitas Anda sulit untuk meningkat. Contohkan mindsite seorang karyawan yang merasa dirinya dikaryakan untuk melawan. Karena punya pikiran untuk melawan setiap kali tidak merasa puas dengan atasan, hal ini membatasi mereka untuk berprestasi.

Mindset yang positif sangat diperlukan. Karena mindset yang tepat dapat membawa seseorang untuk memberikan produktifitas hidup yang maksimal, hingga akhirnya orang tersebut akan bermuara pada high-achiever sejati.

Sikap kedua yang harus diambil adalah memperbaiki karakter hari demi hari. Karakter yang baik dibentuk secara bertahap dari pembelajaran seseorang akan banyak hal. Anda bisa belajar dari pengalaman sehari-hari, belajar dari pengalaman orang lain, dan hal lainnya.

Menurut Merry Riana, karakter seorang ada 3 sifat : disiplin, mau bekerja keras, dan mau dibentuk. Sependapat dengan Merry, Haryanto Kandani pun menambahkan bahwa tak ada seorangpun yang langsung hebat begitu memulai sesuatu. Semua ada tahapannya. Itu sebabnya kerendahan hati untuk mau dibentuk adalah kunci yang penting.

Berikan yang terbaik. Begitulah prinsip hidup Haryanto. Menurutnya, setiap orang harus berani memberikan yang terbaik meski perusahaan tidak melihatnya. “Promosi bisa datang dari atas.” Kata Haryanto, optimis. Haryanto percaya, cepat atau lambat track kesuksesan akan datang dalam hidup orang-orang yang berkualitas.

Untuk maksimal di dalam pekerjaan, Haryanto punya rumus 3P yang bisa dipelajari :

  1. Passion.
  2. Personality.
  3. Potensinya.

Namun, kesemuaannya itu akan sia-sia bila seseorang tidak mau mengambil tanggung jawab 100% atas hidupannya.

Haryanto berkata, hidup maju atau mundur,sukses atau gagal,untung atau rugi, menang atau kalah,semangat atau loyo, optimis atau pesimis adalah tanggung jawab masing-masing pribadi bukan orang lain.

Sama dengan Merry, Haryanto juga tak percaya dengan nasib buruk. Menurutnya, nasib buruk lebih ditimbulkan karena kebiasaan-kebiasaan buruk dan pilihan-pilihan buruk yang diambil manusia. Kebiasan dan pilihan yang buruk bisa menjadi penghalang seorang high achiver untuk fokus. Fokus bukan hanya pada fasilitas tapi pada mentalitas. Mentalitas yang dimaksud disini adalah punya nilai tambah yang membedakan Anda dari orang lain. Untuk memiliki mentalitas yang benar, Anda harus menghilangkan 5N : Ngedumel, Ngoceh, Ngeyel, Ngegosip.

Bukan ilmu kedokteran saja yang bisa mendeteksi jenis penyakit. Haryanto pun telah mendeteksi berbagai penyakit-penyakit karyawan, antara lain :

  1. Kudis (Kurang Disiplin)
  2. Ginjal (Gaji Ingin Naik Tapi Kerja Lambat)
  3. Keram (Kurang Terampil)
  4. Asam urat (Asal Masuk Kantor lalu Uring-uringan Tidur di Kantor)
  5. Asma (Asal Mengisi Absen)

Be all-out in everything you do, then you totally deserve a better life. Merry Riana selalu bilang, bermimpilah yang besar. Tapi Merry juga tak lupa mengatakan untuk mengiringi kemauan dengan memaksimalkan potensi diri.

Kualitas benih yang Anda tabur menentukkan kualitas hasil yang Anda tuai. “Harga” Anda ditentukan oleh apa saja pencapaian Anda dalam hidup. Tingkatkan kualitas diri Anda dan yakinlah Anda bisa menjadi seorang high-achiever di perusahaan tempat Anda bekerja.

Live Your Best Life for Indonesia!


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to Be an Achiever in the Workplace

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article