Article
Feb 03

Inisiatif Untuk Negri

Posted at 02.04 PM | No Comments | POST A COMMENT

Inisiatif Untuk Negri

 

Sebuah perubahan tak dapat terjadi dengan berpangku tangan dan menunggu sampai keajiban datang. Karena perubahan tidak datang dengan sendirinya, ada orang yang harus memulainya. Bagaimana caranya? Salah satunya cara terampuh adalah dengan berinisiatif. Ngomong-ngomong soal inisiatif, bintang tamu kali ini adalah sosok yang tepat untuk berbagi di The Merry Riana Show. Ia adalah Arif Kirdiat, inisiator Gerakan Relawan Kampung yang sampai saat ini telah membantu membangun kembali jembatan rusak pada daerah-daerah perkampungan.

Dari jam 4 subuh, ia sudah meluncur dari kota Serang menuju Jakarta. Arif tiba di studio Sonora setengah jam lebih awal. Pria sederhana yang punya perawakan tinggi ini menghampiri Merry yang telah menunggu kedatangannya di ruang tamu.

10 menit sebelum acara dimulai, Arif dan Merry melangkah bersama memasuki studio on air Sonora. Mereka sudah siap didepan Mic masing-masing untuk mengudara. “Hai Friends..” sapa Merry Riana, mengawali perjumpaan tepat di pukul 7.

“Sebenarnya cita-cita Mas Arif awalnya tuh apa sih?” tanya Merry kepada Arif.

Petualangan Tin-tin, Petualangan Pak Janggut yang ia tonton sejak kecil telah menginspirasinya untuk bercita-cita mengelilingi dunia naik pesawat. Cita-cita sederhana itu terus muncul hingga mendorongnya untuk membangun perusahaan Tour and Travel.

Berawal dari keprihatinannya terhadap infrastruktur yang tidak merata, pengusaha tour dan travelling Nanyang Technological University ini mulai mengajak temah-temannya berhimpun dan berusaha mencari dana untuk membangun jembatan.

Jembatan gantung di daerah tempatnya tinggal (Banten) memang sempat menghebohkan karena kondisinya yang memperihatinkan, namun terus di lintasi warga dan para pelajar. Banyak anak-anak kecil yang harus bergelantungan sepanjang 100 m diatas titian jembatan yang nyaris putus, untuk pergi ke sekolah. Bahkan jembatan ini sempat marak disebut dengan jembatan Indiana Jones, karena untuk melewatinya seseorang harus mempertaruhkan nyawanya.

Hal ini sangat kontradiktif dengan kekayaan Banten yang terkenal sebagai penghasil baja terbesar di Indonesia. Daerah yang sangat produktif bagi negara Indonesia yang terkenal kaya raya, tapi belum juga bisa memberikan kebutuhan dasar bagi masyarakat. Disela-sela keputusasannya menanti campur tangan pemerintah atas kondisi tersebut, Arif mencoba mengkoordinir rekan-rekannya yang juga peduli terhadap pendidikan di Indonesia terkait infrastuktur pengadaan jembatan. “Lebih baik menyalakan lilin dalam kegelapan daripada mencaci kegelapan itu sendiri.” ucap Arif.

Melalui hal yang sederhana, ia mengupload foto-foto real jembatan Indiana Jones. Ternyata, responnya sangat luar biasa. Bantuan mulai berdatangan. Dari menyumbangkan dana, pemikiran dan tenaga. Semua berawal dari inisiatif.

Mengusung sistem gotong royong bersama warga setempat, Arif berhasil meng-press pengeluaran pembuatan jembatan dari 300 juta menjadi 150 juta. Dana itu ia kumpulkan hanya dalam waktu 3 minggu. “Bagaimana tuh mendapatkan donator?” tanya Merry makin penasaran.

Dengan bantuan sosial media, Arif mengumpulkan berbagai sumbangan dana dari mulai 100 rupiah hingga puluhan juta rupiah. Kepercayaan menjaga amanah dalam pengumpulan dana juga sangat penting untuk mendukung program Arif, itu sebabnya soal keuangan ia selalu transparan kepada para donatur.

Hingga saat ini, sudah ada 13 jembatan yang telah dibangun oleh Arif Kirdiat dari 100 yang telah ia cita-citakan untuk dibangun bersama Gerakan Relawan Kampung.

Merry tertegun dengan apa yang Arif lakukan. Memang penting bagi manusia untuk bisa mengambil inisiatif. Karna menurut Merry, banyak orang pintar, tapi tak berkembang karena mereka terlalu pasif. Pasif dalam mengungkapkan pendapat, pasif menyongsong tanggung jawab, pasif dalam pergaulan, pasif dalam menawarkan solusi dan sebagainya. Hal ini juga berlaku dalam kehidupan sehari-hari. Kurang percaya diri, masa bodoh, ragu-ragu dan suka menunda, itulah hambatan-hambatan seseorang tidak mau mengambil inisiatif.

Inisiatif memang tidak selalu mendapatkan apresiasi postif dari orang sekitar. Begitu juga dengan apa yang Arif dapatkan. Tanggapan miring dan dibilang mencari sensasi, juga sering dilayangkan kepada Arif. “Semua tanggapan miring itu kita jadikan sebagai cambuk sebagi cermin, sebagai pengingat kita kalau sedikit-sedikit melenceng.” kata Arif dengan tenang.

Ditanya tentang bagaimana cara memiliki inisiatif dalam diri, inilah jawaban Arif, “Kalau kerja sekedar kerja, kerbau disawah juga bekerja. Kalau hidup sekedar hidup, monyet pun juga hidup. Tentu kita sebagai manusia harus punya pilihan hidup yang berbeda. Harus bisa memberikan arti bagi sesama.”

Arif sadar, hidup hanya sekali. Kalau sekali dalam hidup itu tidak memiliki arti, hidup akan sia-sia.

Dipenghujung acara, Merry mengajak Friends Sonora untuk merefleksikan hidup. Apakah kita sudah menjadi bagian dari kebaikan?

Jangan menunggu kondisi membaik. Tapi lakukan sesuatu agar kondisi membaik. Jangan menunggu contoh lalu bergerak mengikuti: tapi bergeraklah, makan Anda akan menjadi contoh yang diikuti. Ambilah inisiatif, pegang kendali dan isilah hari-hari Anda dengan tindakan yang membuat perbedaan.

 

Live Your Best Life for Indonesia!

 


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to Inisiatif Untuk Negri

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article
  • WhatsApp Image 2017-01-18 at 13.54.01

    Lowongan Kerja TRAINER

    Hallo, Saya Mariani, Executive HR Officer di MRI (PT Merry Riana Indonesia). Salah satu cara untuk membangun generasi yang lebih [ + ]