Article
Jan 05

iPhone & Marina Bay Sands di Film MERRY RIANA

Posted at 11.37 AM | No Comments | POST A COMMENT

iPhone & Marina Bay Sands di Film MERRY RIANA

 

Puji Syukur kepada Tuhan, dalam 11 hari Film MERRY RIANA sudah ditonton oleh 454.801 orang. Dan lebih bersyukur lagi ketika saya menerima ratusan komentar positif setiap harinya lewat twitter, FB, Instagram, bagaimana Film MERRY RIANA ini telah banyak memberikan Anda bukan hanya sebuah hiburan, tapi juga pembelajaran, kekuatan dan harapan.

 

1886725_201412080830000606

 

Untuk Anda yang pernah membaca buku MERRY RIANA : Mimpi Sejuta Dolar karya Alberthiene Endah.  Disitulah tertuang kisah perjalan hidup saya yang 100% TRUE STORY, non fiksi.

 

Ketika Anda menonton Film MERRY RIANA, tentu saja akan ada perbedaan karena Film ini adalah adaptasi dari kisah nyata hidup saya.

 

Film MERRY RIANA memang sengaja dibuat lebih ringan (tidak se-menderita kejadian aslinya), dan juga tidak dibuat seperti cerita dokumenter yang berat dan pastinya dihindari oleh anak muda. Salah satu caranya adalah dengan TIDAK mengacu ke tahun 98. Film MERRY RIANA ini memang sengaja dibuat lebih modern sehingga penonton (khususnya anak muda) bisa lebih ‘relate’ dengan keadaan mereka sekarang.  (FYI, ketika saya mengungsi ke Singapore, saya masih belum punya handphone sama sekali, baru bisa beli pager di tahun ke 2, dan beli handphone nokia di tahun ke 3)

 

Jadi kami (produser, sutradara, penulis, saya dan Alva) setuju untuk tidak mengacu ke tahun 1998. Dan itu juga di tekankan di beberapa scene di Film. Salah satunya adalah ketika Irene bilang ke Alva : “Tahu kan di Jakarta ada kerusuhan ..  lagi, dan yang kali ini lebih parah”, Dan kalau Anda perhatikan, di formulir, tanggal lahir Alva diubah menjadi 1990 dan saya juga diubah menjadi tahun 1992 (Bisa nonton lagi Filmnya kalau penasaran) :)  Kalau memang ini settingan tahun 98, masa umur saya masih 6 tahun?  Jadi memang Film ini tidak mengacu ke tahun 98, karena kita ingin membuat suasana yang lebih modern.

 

Menurut saya tidak ada salahnya untuk mengadaptasi, asalkan pesan dari Filmnya tersampaikan. Untungnya sebelum ini saya juga sempat bertemu dan berbincang2 secara langsung dengan tokoh dunia yang kisah nyatanya juga di Filmkan. Chris Gardner misalnya: Tokoh asli dari Film The Pursuit of Happyness, film yang menginspirasi dunia, bahkan mungkin Anda pun pernah menontonnya dan tersentuh dengan perjuangan Chris Gardner (yang diperankan oleh Will Smith) bersama anaknya (yang diperankan oleh Jayden Smith).

 

The Pursuit

 

Chris Gardner

 

Tp tahukah Anda kalau sebenarnya anak asli Chris Gardner pada saat dia berjuang usianya masih 18 bulan, dan bukan 5 tahun seperti yang ada di Film. Mengubah umur tokoh penting di Film itu tentu saja sesuatu yang sangat major, tapi itu adalah adaptasi yang memang harus dibuat untuk membuat pesan dari Film itu tersampaikan.

 

Begitu juga dengan Film Billionaire, yang terinspirasi dari kisah nyata Tob Ittipat, anak muda Thailand pemilik brand rumput laut Tae Kae Noi. Ketika bertemu dan ngobrol2 tentang Film, beliau juga bercerita bahwa tokoh Paman yang selalu membantu Tob adalah perpaduan antara 2 orang yang ada di hidupnya, dan ada beberapa hal juga yang memang diadaptasi demi keperluan film.

 

The Billionaire

 

Merry with Tob

 

Walaupun kisah hidup saya harus diadaptasi, saya merasa sangaaaat bersyukur sekali karena selalu dilibatkan dalam proses penulisan skenario, sehingga beberapa fakta penting, spirit dan juga pesan moralnya masih tetap terjaga. Penasaran yang mana yang benar-benar terjadi? sebenarnya ada banyaaak sekali, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Karena kerusuhan akhirnya saya kuliah di NTU Singapore
  2. Hutang $40ribu
  3. Kerja bagiin brosur
  4. Ngumpet-ngumpet makan roti di toilet
  5. Birthday wish ketika ulang tahun ke 20
  6. Ditipu Success Forever
  7. Uang ludes ketika saham anjlok
  8. Mama yang  memberi semangat
  9. Jualan Asuransi
  10. Prospecting door to door
  11. Prospecting di jalan bahkan di halte bus
  12. Client umur 59 tahun yang invest $100.000
  13. SHMILY
  14. Jadian dan tentunya nikah dengan ALVA :)

 

Daftar di atas adalah 100% TRUE STORY yang memang benar-benar terjadi.

Nah sekarang challenge-nya adalah bagaimana merajut semua itu dalam durasi 105 menit dengan alur yang mengalir. Nah… jahitannya itulah yang fiksi dan menurut saya Mas Rahabi dan Mba Titien sebagai penulis sudah menjahitnya dengan sangaaaaat baik. Dan Mas Hestu sebagai sutradara mengeksekusinya dengan sangaaaaat indah. Ada perjuangan, haru, lucu dan romantis. Ada cinta antara orang tua dan anak, persahabatan, dan juga cinta sepasang remaja. KOMPLIT :)

 

Kalau saya bisa memberikan sebuah analogi. Film MERRY RIANA itu bagaikan kain batik yang di design dengan gaya modern dan modis. Bahan dasarnya tetap batik, tapi designnya modern supaya bisa diterima oleh anak muda sekarang.

 

Oh iya.. satu lagi… kenapa di Film ini sosok Alva sangat ditonjolkan?

Kalau lewat buku mungkin sangat terlihat sosok Merry Riana yang pejuang, Memang, I’m a fighter, and I always fight till the end and never give up. Tapi lewat Film ini saya juga ingin menunjukan bahwa dibalik sosok orang hebat, ada sosok yang jauh lebih hebat lagi yang selalu setia mendampingi dan mensupport setiap langkahnya. Dan orang itu dihidup saya adalah Alva. “Jangan berjalan di belakangku, jangan berjalan di depanku, tapi berjalanlah di sampingku dan jadilah pasangan hidupku.”  Itulah ungkapan saya untuk beliau.

 

Tuhan begitu baik telah memberikan begitu banyak berkat di hidup saya.  And as much as I have been blessed, I also want to be a blessing for others.

 

Untuk itulah, Sama seperti resolusi saya ketika saya balik ke Indonesia, bukan untuk mendapatkan berjuta-juta dolar, tapi saya ingin bisa menciptakan dampak positif di dalam kehidupan 1 juta orang di Indonesia. Semoga lewat Film MERRY RIANA ini, Anda semua bisa merasakan dampak positif tersebut.  SHMILY :)

 

ps: Untuk yang penasaran belum nonton Film MERRY RIANA, tunggu apa lagi, segera ke bioskop dan ajak teman-teman juga yaaaah :)

 

MR Signature


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to iPhone & Marina Bay Sands di Film MERRY RIANA

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article