Article
Nov 11

Karaktermu Membentuk Nasibmu

Posted at 02.53 PM | No Comments | POST A COMMENT

Karaktermu Membentuk Nasibmu

 

“Saya ingin pintar supaya sukses!” Pasti ada orang yang memiliki keinginan tersebut untuk mencapai kesuksesannya. Ada juga orang tua yang berkata “Kamu harus jadi anak pintar di sekolahan biar nanti jadi orang kaya!” kepada anaknya. Benar, kepintaran memang penting bagi seseorang untuk mencapai kesuksesan, tapi tidak hanya berhenti disitu saja. Ada satu lagi yang harus dibentuk seseorang untuk dapat meraih kesuskesan yaitu karakter. Ada orang pintar yang berhasil meraih kesuksesan namun jatuh karena tidak bisa menghadapi masalah yang terjadi. Itulah sebabnya karakter seseorang juga penting untuk dibentuk dalam mencapai kesuksesan itu.

Merry Riana akan sedikit membagikan pengalaman hidupnya yang berhubungan dengan karakter pada episode kali ini. Selain berbagai presetasi akademiknya, dalam meraih kesuksesannya, Merry Riana mencapainya dengan karakter yang ia bangun. Beban kehidupan yang ia jalani memang telah cukup memberikan pertumbuhan bagi karakternya.

“Saya percaya orang sukses itu mempunyai karakter positif“ demikian pendapat Merry ketika ditanya karakter orang sukses. Selain itu, Merry juga menjelaskan 5 karakter positif berdasarkan pengalaman hidupnya.

Pertama, percaya diri. Jadi seseorang harus menghargai dirinya sendiri sehingga mereka bisa percaya, mereka bisa sukses.

Karakter yang kedua adalah positive thinking dan selalu ceria. Selalu melihat sesuatu dari kaca mata positif bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Selalu membicarakan harapan dan impian bukan keputusasaan.

Yang ketiga adalah tekun dan mau bekerja keras. Berdasarkan pengalaman hidupnya Merry memberikan contoh bahwa, ketekunan dan mau menjalani sesuatu dengan sungguh-sungguh dapat menghasilkan kesuksesan. Bekerja keras sehari sekali oke, tetapi terus menerus itu baru ketekunan.

Karakter keempat adalah komitmen dan bisa bertanggun jawab. Menurut Merry orang sukses akan bertanggung jawab melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Jadi mengerjakan sesuatu bukan pas lagi semangat tetapi sampai tuntas. Dan orang yang bertanggung jawab, berani mengakui kesalahan yang dilakukannya.

Karakter terakhir adalah kekuatan Iman. Kesuksesan yang Merry raih bukan merupakan hasil jerih payah saja tapi ada campur tangan Tuhan yang selalu ikut dalam kesuksesannya. “Dengan lahir kita berusaha tetapi dengan batin kita berdoa” tutup Merry dalam menjelaskan tentang karakter positif orang sukses.

Mengetahui karakter positif saja tidak cukup tetapi harus membangunnya dengan konsisten. Bagaimana caranya? Seperti pepatah yang mengatakan “Tanamlah pemikiran maka Anda akan menuai tindakan. Tanamlah tindakan maka Anda akan menuai kebiasaan. Tanamlah kebiasaan makan Anda akan menuai karakter. Dan tanamlah karakter maka Anda akan menuai nasib.” Karena itulah karakter seseorang akan membentuk nasibnya. Hal itu berhubungan satu sama lain dan dapat dimulai dari hal-hal kecil. Seperti saat memilih pakaian apa yang ingin dipakai di pagi hari, alangkah baiknya setiap orang bukan hanya memilih pakaian yang terbaik tapi memilih semangat apa yang akan mereka tentukan hari itu. Dari hal kecil tersebut lah yang mempengaruhi karakter.

“Jika anak dari kecil belum memiliki karakter positif apakah bisa dibentuk kembali?” tanya Siska yang menemani perbincangan kali ini. “Pasti!” jawab Merry Riana, yakin. Ia percaya, tiap orang punya kesempatan untuk merubah karakternya.

Dalam pembangunan karakter ada 3 tahap yang harus dilalui, yaitu : usia dini tahap pembentukan, remaja tahap pengembangan, dan ketiga dewasa tahap pemantapan. Bila dilihat dari situ, telah teridentifikasi bahwa remaja merupakan masa yang krusial untuk pembentukan karakter kedepannya. Karena itu, Merry membuat Life Academy yang ditujukan kepada remaja untuk pembentukan karakter-karakter positif melalui lingkungan yang positif.

“Apa itu Life Academy?” tanya Siska kepada Merry. Life Academy adalah program pendidikan satu-satunya di Indonesia yang menggunakan Experiantial Learning Technologies. Dikemas dalam bentuk camp selama 6 hari yang ditujukan kepada remaja 12-18 tahun.

Apa yang diajarkan?

Life Academy mengajarkan kuirkulum pembelajaran yang holistic yang memiliki 4 bidang utama pengembangan diri anak yaitu MRLC : Money, didesain untuk meberikan pembelajaran mengenai finansial kepada anak. Relationship, bukan hanya mampu berkomunikasi tetapi kemampuan untuk menghargai, mencintai orang tua dan orang lain. Kemampuan untuk berani berbicara di depan umum dengan percaya diri. Learning, mengajarkan cara belajar yang benar kepada anak-anak. Character, agar anak mengerti tujuan hidupnya dan mimpinya.

Jadi program ini fokus untuk membimbing anak-anak untuk mengembangkan rasa percaya diri yang tinggi, rasa percaya diri dalam bertindak, mengambil keputusan, pengembangan karakter yang tangguh, dan tak mudah menyerah.

Camp ini bukan hanya camp remaja biasa, tapi anak-anak juga bisa masuk ke dalam komunitas pembelajaran seumur hidup. Dengan durasi karantina selama 6 hari, anak bisa dibentuk secara intensitas tinggi dengan lingkungan yang kondusif dan dibimbing oleh mentor yang terlatih.

Setelah Camp, para anak akan mendapatkan kelas follow up selama 13 bulan. Disini anak-anak dapat mempraktekan apa yang dipelajari waktu camp. Akan ada coach pribadi juga yang terus memperhatikan perkembangan anak sejak camp sampai 3 bulan berikutnya.

Dilengkapi oleh parenting workshop, yang memberikan pelatihan khusus untuk menjadi orang tua yang baik sebagai pendidik utama. Program ini juga memberikan leadership development program, dimana anak-anak yang sudah ikut Life Academy, mendapatkan kesempatan untuk dilatih jadi assitent coach untuk camp berikutnya, kesempatan untuk magang di PT Merry Riana Indonesia. Dan bisa mengikuti Camp lagi dan lagi secara GRATIS, selama anak masih memenuhi kriteria umur.

Siska bertanya, “Faktor apakah yang mempengaruhi karakter seseorang?”

Merry pun menjawab, bahwa pengalaman pribadi bisa mempengaruhi persepsi kita terhadap diri. Selain itu pengaruh orang lain, kebudayaan, media massa, lembaga pendidikan dan agama disebut Merry sebagai faktor lain yang dianggap dapat mempengaruhi karakter seseorang.

Sebagai orang tua, Merry juga menjelaskan bagaimana cara ia menanamkan karakter kepada dua orang anaknya. Ia selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya melalui pendidikan agama agar anak tahu siapa Tuhannya, cara beribadah, mengucap syukur, memohon berkat, dsb. Merry juga menamkan santun yang baik bagi anaknya. Ada 3 kata yang selalu diajarkan kepada anaknya berhubungan dengan santun tersebut yaitu : Please, Thank You, and Sorry. Selain itu Merry juga tidak lupa untuk mendidik anaknya agar berusaha untuk mendapatkan achievment. Sebagai orang tua, Merry memperhatikan apa yang anaknya lihat, dengar, dan baca untuk diseleksi. Ia selalu walk the talk, karena ia tau bahwa anak-anak lebih percaya pada apa yang dilihat oleh orang tuanya daripada pada apa yang dikatakan orang tuanya.

Karakter sangat penting untuk diajarkan oleh orangtua. Jika orangtua lalai, maka lingkungan akan mengambil alih peran tersebut. Lingkungan bisa memberikan yang positif juga negatif. Maka sejakdini, penting bagi orang tua untuk berperan dalam mengajarkan karakter yang positif.

Seperti Tuhan yang telah mempercayakan jiwa-jiwa diatas pundaknya. Seperti itulah Merry ingin memberikan yang terbaik kepada anak-anak Indonesia sampai batas kemampuannya.

Live Your Best Life for Indonesia!


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to Karaktermu Membentuk Nasibmu

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article
  • WhatsApp Image 2017-01-18 at 13.54.01

    Lowongan Kerja TRAINER

    Hallo, Saya Mariani, Executive HR Officer di MRI (PT Merry Riana Indonesia). Salah satu cara untuk membangun generasi yang lebih [ + ]