Article
Nov 11

Meneruskan Semangat Kemerdekaan

Posted at 04.51 PM | No Comments | POST A COMMENT

Kalau menjelang perayaan 17 Agustus, Merry Riana langsung teringat dengan berbagai perlombaan yang suka ia lihat semasa kecil, seperti : lomba panjat pinang, lomba makan kerupuk, lomba lari kelereng, balap karung, dan sebagainya.

Sayang, banyak orang yang lupa bahwa dibalik perayaan lomba-lomba tersebut ada hal yang tak kalah penting. Yaitu, bagaimana meneruskan semangat kemerdekaan itu sendiri. Beruntunglah kita, tak perlu mengangkat senjata lagi untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Di jaman yang era modern ini, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meneruskan semangat perjuangan.

Untuk episode kali ini, Merry Riana mengundang Iwel Sastra. Ia adalah seorang pelopor Stand Up Comedian Indonesia, MC, juga Public Speaker and Trainer diberbagai seminar. Taukah Anda dengan acara bertema politik lawak berjudul “Republik Mimpi” atau Neo Democrazy? Nah Iwel Sastra lah pemain serta penulis naskahnya.

Dunia politik bisa dibilang sebagai dunia yang mendapatkan perhatian besar dari masyarakat. Peluang inilah yang ditangkap oleh Iwel Sastra. Ia menyulap materi politik yang selalu dianggap sebagai objek yang serius, menjadi lebih menyenangkan dengan bumbu-bumbu komedi.

Kepada Merry, Iwel mengungkapkan alasan ia terjun ke dunia lawak. Sejak kecil Iwel memang senang sekali menonton acara lawak di TVRI. Bahkan ia hapal dengan semua grup lawak yang pernah muncul di layar kaca. Meskipun di bangku sekolah ia sering menjadi juara kelas, Iwel selalu mengatakan ingin menjadi pelawak kalau ditanyakan soal cita-cita.

Suatu hari, Tuhan menjawab doa Iwel. Sebuah lomba lawak diadakan. Tanpa ragu, Iwel langsung ikut serta. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Iwel memenangkan lomba bersama timnya. Keberhasilannya itu dijadikan modal untuk merantau ke Jakarta dan mengadu nasib. Disanalah perjalanan karir Iwel dimulai.

Setelah Iwel menjadi juara umum lomba lawak tingkat Sumatera Barat dan juara harapan untuk tingkat nasional, tahun 1989 hingga 1997 Iwel mencoba membentuk grup lawak tapi gagal. Tahun 1997 Iwel sempat bikin grup lawak bersama Tukul Arwana, tapi sayang acaranya tidak diperpanjang.

Ditengah keputusasaannya, ia mendapatkan inspirasi melalui film box office. Film tersebut mengisahkan seseorang yang sedang melawak sendirian dihadapan tentara amerika. Mencari tau lebih dalam tentang tekniknya, barulah Iwel tau bahwa seni yang menarik perhatiannya tersebut bernama Stand Up Comedy.

Stand Up Comedy adalah jenis komedi yang saat ini banyak digandrungi anak muda. Komedi ini mengangkat realita kehidupan sehari-hari yang dibawakan oleh satu orang.

 

Iwel telah mengeluarkan buku motivasi berjudul “Motivaction”. Kalau buku-buku motivasi rata-rata berisi kisah-kisah sukses. Dibuku ini, Iwel justru menyuguhkan kisah-kisah penuh kegagalan yang dialaminya saat berusaha meniti karir di dunia comedian.

Ada satu teori dalam buku Motivaction yang sangat menggelitik Merry. Teori itu bernama teori Robbin. Kenapa disebut teori Robbin? “Jadilah robbin ketika kita ingin sukses dekat-dekatlah dengan Merry Riana.” Sama seperti Robbin yang selalu dekat dengan Batman. Iwel percaya, kesuksesan akan menular tergantung dengan siapa kita dekat.

 

“Apakah ada batasan dalam melawak?” tanya Merry kepada Iwel.

Melawak memang bebas. Tapi seorang pelawak harus cerdas dalam segi materi dan peka melihat situasi. Melawak itu bukan sekedar asal ngomong, tapi perlu latihan untuk menghasilkan lawakan yang berkualitas.

 

Ditanya tentang mimpi terbesar, Iwel mengungkapkan bahwa ia ingin menjadi seorang komedian yang kaya raya dari komedi, bukan dari korupsi. Ia juga ingin berbuat banyak melalui workshop dan stand up komedi gratis kepada temen-temen yang bercita-cita ingin menjadi seorang stand up komedian.

 

Membahas tentang bagaimana meneruskan semangat kemerdekaan, Iwel berpendapat agar setiap dari kita bukan hanya berharap dari pemerintah, melainkan bersama-sama membangun Indonesia dengan mimpi. Ia percaya di balik semua mimpi, Tuhan akan menolong dan memberikan rizki dari arah manapun.

Iwel yang ternyata terinspirasi oleh kisah Merry Riana juga mengutarakan, bahwasanya mimpi itu harus ditulis dengan detail dan komplit. Iwel mengambil contoh dari pengalamannya ketika mencanangkan sebuah mimpi. Kala itu, mimpinya sangat sederhana. Iwel ingin besar sebagai seorang komedian terkenal. “Seharusnya dulu mimpi saya di tambah menjadi seorang comedian terkenal yang bisa memiliki sejuta dollar.” Tambahnya.

“Kitalah yang sama-sama membangun Indonesia ini dengan mimpi.” -Iwel Sastra-

 

Live Your Best Life for Indonesia!


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to Meneruskan Semangat Kemerdekaan

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article
  • WhatsApp Image 2017-01-18 at 13.54.01

    Lowongan Kerja TRAINER

    Hallo, Saya Mariani, Executive HR Officer di MRI (PT Merry Riana Indonesia). Salah satu cara untuk membangun generasi yang lebih [ + ]