Article
Sep 03

MRCA My Inspiration – No One To Someone

Posted at 11.57 AM | No Comments | POST A COMMENT

Anita Moran, adalah wanita kelahiran tahun 1982 yang dapat disebut sebagai pejuang dalam mewujudkan cita-citanya sejak dari kuliah. Anita merupakan lulusan dari Universitas Trisaki, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Jurusan Desain Komunikasi Visual. Usaha yang dirintis bersama dengan kedua saudara kandungnya bergerak di bidang majalah bernama GoGirl! Magz. Saat ini, Anita menjabat sebagai Direktur Utama, Editor In Chief dan Direktur Kreatif GoGirl!.

 

Awalnya, aku mengetahui sosok Anita dari kakak pertamaku yang memberikan referensi mengenai majalah GoGirl! sehingga aku memiliki sumber bacaan saat santai. Biasanya, kami membeli GoGirl! di salah satu agen majalah yang terletak di depan restoran Kwetiau Hayam Wuruk daerah Kelapa Gading (Jakarta Utara). Kami membeli GoGirl! sembari menunggu makanan yang sudah kami pesan untuk disantap. Sebenarnya, aku sangat mengagumi pendiri-pendiri majalah GoGirl! yaitu Moran’s Sisters (Nina Moran, Anita Moran dan Githa Moran). Kegigihan mereka patut diacungi jempol dan GoGirl! memuat unsur yang mengulas kehidupan remaja saat ini.

 

Pertama kali aku memiliki kesempatan untuk bertemu dengan Anita adalah pada saat acara penobatan GoGirl! Look 2010. Aku pergi ke acara tersebut bersama salah satu temanku, Asti. Kesan pertama bertemu langsung dengan Anita adalah beliau merupakan sosok yang sangat cantik, santun, ramah, sopan dan friendly. Namun kami tidak sempat mengobrol karena masih banyak hal yang harus ditangani oleh Anita saat berlangsungnya acara.

 

Setelah itu, aku mencari latar belakang Beliau dan membaca novel GoGirl! berjudul “No One To Someone”, karangan Nina Moran. Ternyata Anita merupakan seorang wanita yang memiliki karakter tenang, visioner dan memiliki banyak penghargaan. Anita terpilih menjadi salah seorang wanita SheCan 2010 oleh Tupperware Indonesia, berhasil memimpin GoGirl! Magz sehinga memenangkan Best Overall Company Under 100 Employees pada Business Excellence Award pada tahun 2013, dan memenangkan Gold Winner untuk desain cover majalah pada IPMA 2013 lalu.

 

Dan beruntungnya pada tahun 2014 ini, aku berkesempatan untuk bertemu kembali dengan Anita dan berbincang-bincang mengenai usaha majalah yang dirintisnya sejak tahun 2005. Saat itu, aku dan temanku Asti datang ke kantor GoGirl! Magz yang bertempat di Kebayoran Lama. Ia menerima kami layaknya seorang teman, senang rasanya bisa bertatap muka kembali dengannya, sharing dan bisa mengobrol berbagai hal menarik.

 

Berawal dari kecintaannya kepada majalah sejak dari kecil dan ketidakpuasan akan majalah-majalah yang selama ini mereka baca, Moran’s sister termasuk Anita ini memutuskan untuk membuat majalahnya sendiri. Anita mulai mencoba membuat dan merancang sebuah konsep serta desain sesuai dengan keinginan mereka, sedangkan Nina (Kakak dari Anita), iseng untuk membuat proposal mengenai bisnis majalah ini. Tak disangka, proposal tersebut dibaca oleh ayah mereka dan mendapat respon yang positif, serta ayah mereka juga memberikan saran untuk melanjutkan bisnis tersebut.

 

Dan beruntungnya pada tahun 2014 ini, aku Nama yang diambil untuk menjadi cover untuk di setiap edisi majalah mereka adalah GoGirl!. Kata Anita, nama tersebut sepakat dipilih karena namanya catchy dan mudah untuk diingat pembaca. Ukuran dari majalah ini juga berbeda dengan majalah-majalah umumnya di Indonesia, inspirasi ukuran majalah GoGirl! berasal dari majalah Glamour UK. Dan untuk layout nya berasal dari wild imagination Moran’s sister. Majalah ini berdiri sendiri tanpa adanya naungan dari grup besar majalah lain. GoGirl! Magz sendiri pada awalnya berasal dari pertanyaan yang bermula dari semangat dan mimpi, “What if we can actually make it work? What if it can actually come true?”. Dan pada akhirnya, majalah GoGirl! berhasil terbit perdana pada tahun 2005. Yeay!!

 

Target pembaca yang dituju adalah remaja putri berusia 15-23 tahun. Namun uniknya, ada juga yang usianya masih dibawah atau diatas target pembaca turut berminat untuk membaca majalah berukuran imut ini. Strategi yang dilakukan pertama kali oleh mereka dalam menarik hati pembaca adalah dengan memberikan bonus-bonus lucu dalam setiap edisinya. “Karena kalo kita bisa tarik hatinya pembaca, akhirnya segala sesuatu jadi mudah. Bahkan walaupun kita bukan grup, sebelum printing, agen dan pemasang iklan juga udah nungguin kita karena mau dapetin majalah kita duluan”, tutur Anita saat aku tanya tentang strategi branding mereka.

 

Dan sekedar info untuk teman-teman, ternyata majalah baru akan memperoleh iklan dari agency setelah tahun ke-4. “Bener-bener perjuangan di awal. Yang penting harus konsisten, selalu menghasilkan yang bagus. Mau orang tau atau tidak, just do it consistanly. Eventually orang pada akhirnya akan act knowledge sehingga tulisan kita harus bagus dan hasil akhirnya juga harus bagus”, cerita Anita.

 

Perjalanan karier yang dijalani oleh Anita dan kedua saudara kandungnya memiliki banyak cerita yang mengharukan dan tentu saja menarik apabila kita ingin terjun di dunia permajalahan. Hal ini dikarenakan orang-orang seperti inilah yang dapat mengajarkan kita tentang bagaimana kita seharusnya bersikap, berbuat dan berpikir untuk terus bertahan di dalam dunia kerja yang terkenal kejam seperti di Jakarta.

 

Pengalaman yang paling tak terlupakan dalam menekuni bisnisnya ini adalah pada saat awal, yaitu kesulitan dana. Mau tidak mau mereka meminjam uang kepada teman-temannya dan juga ayah mereka meminjamkan uang tabungannya yang tadinya akan dijadikan sebagai warisan untuk Moran’s sister ini.

 

Namun ada satu hal yang menjadi pesan dari ayah mereka, yaitu “If you guys messed up, we’re toasted”. Kendala lainnya adalah permasalahan izin karena perusahaan majalah ini belum memiliki badan hukum. Setelah mengalami begitu banyak permasalahan dalam menjalani bisnis majalah dan karena mereka juga masih muda pada saat itu, mereka tetap semangat dan optimis bahwa GoGirl! Magz akan menjadi majalah yang diterima oleh masyarakat. Sehingga mereka menggunakan strategi yang bersifat in-touch atau dengan kata lain “dunia gue” dan tidak memakai bahasa yang baku dalam penulisan isi majalah dengan tujuan agar tetap dapat terhubung dengan pembaca. Dan sekarang GoGirl! Magz sudah menjadi satu-satunya majalah yang berdiri sendiri dan telah menarik banyak sekali pembaca khususnya remaja putri.

 

Setelah sukses seperti sekarang ini aku seneng kalo baca surat pembaca yang ngerasa touch sama artikel yang ada di dalam majalah kita apalagi passion kita kan remaja putri dan feminis. Dan aku juga seneng ketika artikel kita bisa bener-bener mengubah hidup seseorang karena ketika pesan ditulis di majalah dan tersampaikan, “it’s like ga terbayarkan”, begitu kata Anita saat aku tanya tentang pengalaman tak terlupakan setelah sukses di bidang majalah.

 

Di akhir perbincangan, aku bertanya tentang tips-tips untuk anak muda Indonesia yang akan dan sedang merintis karir membuat majalah. Inilah jawabannya : Pertama, harus securing sirkulasi dan produksi serta make sure kalian udah ada jalur untuk menjual majalah tersebut.

 

Kedua, content. Ini sangat penting karena content menjadi bukti kualitas dari majalah kalian dan juga harus menarik karena informasi yang akan kamu berikan di majalah kamu tidak akan bisa didapatkan di internet. Ketiga, Try Online. Ini kita lakukan dengan tujuan supaya pembaca bisa mudah membaca content kita, serta ini juga dapat melatih kita untuk membuat artikel yang disukai orang dan belajar cara memasarkan majalah. Terakhir, Pikirkan format nya mau seperti apa dan kalau mau lebih irit, kamu bisa membuat e-magazine (bangun komunitas di online).

 

“Dari perbincangan menyenangkan ini, aku mendapat banyak sekali ilmu penting yang sebelumnya belum pernah aku dapatkan. Terima kasih, Tante Anita.

“Aku percaya banget sama kerja keras dan effort. Segala sesuatu yang dibikin pake effort itu hasilnya akan terasa sama orang. Yang penting coba deh, ukur effort kita sejauh apa sih untuk bikin sesuatu.” – Anita Moran


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to MRCA My Inspiration – No One To Someone

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article