Article
May 28

Music For Soul – Addie MS & Memes

Posted at 12.42 PM | No Comments | POST A COMMENT

Merry sangat menyukai musik. Baginya, musik adalah warna yang membuat dunia ini menjadi sempurna. Hari itu dalam rangka memperingati Hari Musik Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Maret, The Merry Riana Show mengangkat tema “Music For Soul”. Yang spesial hari itu adalah, siaran tidak dilakukan dari studio Sonora, melainkan dari rumah bintang tamu. Siapa yang tidak senang dan bangga kalau mendapat kesempatan untuk berkunjung dan berbagi kisah dengan salah satu tokoh musik Indonesia, Addie MS dan Memes.

Begitu sampai di rumah mereka, suasana hangat langsung menyambut. Nuansa rumah yang sederhana seakan memberikan aroma musik yang kental. Addie MS dan Memes menyambut Merry dan kru Sonora dengan tangan terbuka.

Perbincangan The Merry Riana Show hari itu diawali dengan membahas kegiatan mereka berdua sekarang ini. Tak diragukan lagi, keduanya masih sangat aktif dalam dunia musik. Addie disibukkan untuk rekaman lagu-lagu corporate, sedangkan Memes disibukkan dengan Aprilio Kingdom, manajemen artis dan label rekaman buatan Kevin Aprilio.

Dari perbincangan ringan, Merry beralih ke masa lalu mereka. Dari flashback singkat itu, terkuaklah perjalanan Addie yang tidak semulus dugaan orang-orang.

Ya, buat Addie musik itu bukanlah pilihan. Ia tidak pernah memilih untuk terjun ke industri musik. Lebih dalam dari itu, musik baginya adalah napas kehidupan. Musik adalah keharusan, adalah keniscayaan. Sesuatu yang tidak bisa ditolak oleh dirinya. Musik adalah pilihan yang ditunjukkan oleh hati nuraninya. Bukan sekedar ikut-ikutan teman. Dan mungkin adalah salah satu keputusan terbesar yang pernah ia ambil.

Sedangkan Memes sendiri adalah sosok perempuan yang memang telah jatuh cinta pada kehidupan seni. Ia menekuni berbagai bidang seperti menari, model, band, dan akhirnya membawanya sebagai seorang penyanyi dengan lagu hitsnya ‘Pesawatku’. Kini Merry bisa melihat bagaimana Memes memang dilahirkan untuk Addie. Mereka berdua sama-sama cocok. Hidup di kecintaan yang sama akan musik dan seni.

Dahulu Addie memang suka nge-band di rumah. Dan tidak ada yang keberatan dengan hal itu. Sang orang tua bahkan terlihat senang dan sering menyediakan banyak makanan di rumah untuk menemani. Tapi semua berubah seratus delapan puluh derajat ketika orang tua Addie mengetahui niatannya untuk terus dan semakin dalam menekuni dunia musik. Bagi orang tua Addie, kehidupan musisi tidaklah jelas. Bahkan banyak di antara mereka yang kehidupan tuanya justru merana. Addie tidak mentah-mentah menolak agrumen ini. Dengan tenang ia mencoba berpikir terlebih dahulu. Ya memang, ia menemukan banyak musisi yang tidak sejahtera di masa tuanya. Tapi, lalu Addie menemukan permasalah bukanlah di profesinya. Melainkan manusianya. Musisi yang akhirnya merana di usia tuanya mungkin tidak melakukan penghitungan dan pengaturan yang tepat untuk pemasukannya selama ini. Bagi Addie sesungguhnya seniman sama dengan profesi yang lainnya. Tinggal kita, manusianya yang harus menjalankan dengan baik apa yang didapatkan dari profesi tersebut.

Setelah menganalisa hal itu, Addie jadi semakin mantap. Ia tahu yang perlu ia lakukan yaitu menyiapkan dirinya dan menghindarkan diri melakukan kesalahan yang sama dari musisi sebelumnya yang pernah ada. Yang perlu ia lakukan adalah membuktikan kepada orang tuanya bahwa perkiraan mereka salah. “Believe in your self, and there will come a day when others will have no choice, but to believe you.” kata Addie mengutip dari salah satu buku yang pernah ia baca, kepada Merry.

Addie akhirnya mengambil keputusan yang begitu berani. Melawan begitu banyak mayoritas di lingkungannya. Menjadi sosok yang berbeda sendiri. Siap untuk melawan semua rintangan. Ia mengambil kuliah jurusan musik. Ia bertekad akan membuktikan bahwa musisi bisa menjadi sosok yang terhormat.

Pembuktian pun berhasil. Addie menunjukkan keseriusannya di dalam dunia musik. Ia terus meningkatkan eksistensinya. Hanya saja saat tengah berada di atas langit kariernya, tiba-tiba saja Addie memutuskan untuk berhenti membuat jingle yang sangat menjanjikan dan memilih untuk mendikirkan orkestra Twillite. Sekali lagi, ini adalah panggilan jiwa, tuturnya.

Namun ketika sudah fokus, bertekad dan dibarengi dengan kerja keras, siapa yang bisa menghalangi dirinya. Addie berhasil menghidupkan musik klasik. Sedangkan sang istri, Memes, juga semakin bersinar dengan profesinya sebagai penyanyi. Keduanya membuktikan bahwa passion yang mereka tekuni, yang mungkin diragukan oleh kebanyakan orang, telah berhasil dibuktikan oleh mereka sendiri.

Dan betapa bahagianya mereka karena kini darah seni itu mengalir kepada Kevin Aprilio, anak sulung mereka. Addie dan Memes tidak pernah memaksudkan Kevin untuk mengikuti jejak langkah mereka. Tapi mungkin darah seni itu sudah mengalir dengan sangat kental di raga dan jiwa Kevin. Addie dan Memes merasa begitu bersyukur.

Perjalanan panjang Addie dan Memes mungkin tak dapat Merry uraikan detailnya. Tapi Merry tahu bahwa ia mendapat begitu pelajaran berharga dari pasangan harmonis itu. Ya, musik adalah seni, mampu memberikan ketenangan dan warna-warni di dalam jiwa. Bagi Addie MS dan Memes, musik adalah hidup, adalah napas, yang harus diperjuangkan. Mereka telah buktikan bahwa mereka bisa. Mereka melawan mayoritas. Mereka menegakkan kaki menghadapi pandangan yang meremehkan. Mereka telah buktikan bahwa mereka bisa hidup dan sukses dan bahagia dari sesuatu yang mereka cintai.

Jadi bagaimana dengan Anda semua? Di antara Anda mungkin ada yang sedang berada di posisi Addie MS muda. Kalau Addie MS bisa, kenapa Anda tidak? Perjuangkan mimpi Anda. Perjuangkan nada dan harmonisasi kehidupan yang Anda inginkan.

Live Your Best Life for Indonesia!

The Merry Riana Show

Music For Soul – Addie M S & Memes


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to Music For Soul – Addie MS & Memes

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article
  • WhatsApp Image 2017-01-18 at 13.54.01

    Lowongan Kerja TRAINER

    Hallo, Saya Mariani, Executive HR Officer di MRI (PT Merry Riana Indonesia). Salah satu cara untuk membangun generasi yang lebih [ + ]