Article
Aug 11

Passionate About Books

Posted at 11.04 AM | No Comments | POST A COMMENT

Merry selalu percaya bahwa berjalan dengan passion, akan membuat Anda melihat setiap kesulitan menjadi kesempatan. Berjalan dengan passion, akan menggoda Anda untuk terus maju, terus mengejar dan terus berusaha meraih mimpi. Passion seperti sebuah suntikan vitamin bagi jiwa.

 

Semua orang memiliki panggilan hidup yang berbeda-beda. Ada yang passionnya menari, ada passionnya membantu banyak orang, ada yang passionnya menjadi guru, aja yang passionnya menjadi seorang entrepreneur, dan ada juga yang passionnya sebagai penulis. Seperti tamu Merry hari itu, Debbie Widjaja, yang baru saja menerbitkan buku terbarunya berjudul follow@MerryRiana pada bulan Juni 2013.

 

Merry ingat sekali, pertama kali tepatnya di tahun lalu saatia mendapatkan sebuah email dari Debbie Widjaja. Dari segitu banyaknya email yang Merry terima ada sebuah email yang sangat menarik perhatiannya, yaitu dari Debbie. Dalam email, Debbie bercerita bahwa selain ia menjalani tuntutannya sebagai seorang karyawan disebuah perusahaan ternama, ia juga memiliki passion untuk menulis yang sempat terkubur karena aktivitas pekerjaannya yang padat. Di email tersebut, Debbie juga mengungkapkan keinginan hatinya untuk bertemu dengan Merry juga impiannya untuk membuat buku bersama Merry.

 

Setelah bertemu dan bercerita banyak hal tentang kisah hidup Debbie, Merry merasa tersentuh dan yakin bahwa ada sesuatu yang jauh lebih baik daripada menulis buku tentang Merry. Jadi Merry mengusulkan kepada Debbie untuk menuliskan kisahnya sendiri tentang bagaimana hidupnya bisa berubah menjadi lebih baik seperti sekarang ini. Akhirnya, tantangan Merry dijawab oleh Debbie. Dan lahirlah buku follow@MerryRiana.

 

Selain cantik, dan pintar, Debbie memiliki sederetan prestasi yang ia raih dalam usianya yang sangat muda. Lulusan terbaik dari Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara ini bahkan sudah diterima disebuah perusahaan multinasional sebelum ia diwisuda. Pernah terpilih menjadi Putri Wirausaha Kreatif Indonesia, juga sering diundang menjadi pembicara di berbagai seminar di Universitas untuk membantu remaja dan pemuda dalam menggoreskan sketsa masa depan yang lebih baik.

 

Yang paling berkesan bagi Merry, Debbie memiliki dedikasi yang kuat dalam menulis. Menulis bagi Debbie seperti bernafas, yang akan selalu menjadi bagian dari kehidupannya. Sejak kecil ia memang hobi membaca dan bercita-cita untuk menjadi seorang penulis.

Karya pertamanya, diterbitkan di majalah Bobo saat ia berusia 7 tahun dan mulai serius menekuni bidang menulis ketika beranjak SMP. Novel pertamanya yang diterbitkan berjudul Not a Just Fairy Tale pada tahun 2005, lalu dilanjutkan dengan novel keduanya ditahun 2010, berjudul Honey Money.

Debbie berharap dapat membagikan cerita remaja yang bukan melulu percintaan remaja cengeng. Inilah yang kemudian menyulutkan semangat Debbie untuk membuat buku bersama Merry.

 

Hanya dalam waktu 4 bulan, Debbie menyelesaikan buku follow@MerryRiana. Sebuah waktu yang cukup singkat, apalagi mengingat ia adalah seorang highflyerdengan kesibukan kerjanya yang sangat besar.

Novel ini adalah kisah inspiratif tentang perubahan diri dan transformasi yang sudah terjadi, sedang terjadi, atau bisa terjadi pada siapa saja, termasuk Anda. Semoga Anda, sama seperti Merry, akan terinspirasi oleh novel ini.

Merryselalu bilang we are here at least I’m not here, I’m here not to have succesfull life but I’m here to have fullfilled life.”Untuk apa kita hidup kalau kita sendiritidak merasakan hidup itu ada di dalam hidup kita.Atas kesadaran yang serupa inilah, yang membuat Debbie kemudian memberanikan diri untuk mengejar passionnya kembali. Debbie tidak lagi hanya ingin meraih kesuksesan yang biasa, melainkan kesuksesan yang juga sejalan dengan bakat dan passion-nya, serta bisa memberikan dampak positif bagi banyak orang.

“Don’t chase after money.Ratherchase your passion,and money will chase after you”tagline Debbie pada buku terbarunya, follow@MerryRiana.

Semua orang bisa menulis seperti Debbie, asal mereka berani untuk take action dan belajar terus sampai terbiasa dan terbiasa lalu menjadi bisa. Menurut Debbie, hal pertama yang harus dilakukan untuk menjadi seorang penulis adalah rajin membaca buku. Itu adalah modal mutlak yang tidak bisa ditoleransi. Karena dengan membaca buku, Anda mendapatkan banyak pengetahuan-pengetahuan baru dan lebih memahami cara mendeskripsikan sebuah adegan dengan baik. Kedua, mulailah dengan menulis hal-hal yang simple, hal-hal yang Anda sukai, yang Anda ketahui, atau yang terjadi disekitar Anda. Jangan menulis hal-hal yang Anda tidak tahu sama sekali. Jangan memaksakan diri!

 

Mengejar passion sebagai penulis, tidak semerta-merta membuat Debbie meninggalkan pekerjaannya yang sekarang ini. Memang, menulis adalah panggilan hidup Debbie. Namun mengejar panggilan hidup baginya bukan berarti meninggalkan semua yang lainnya, tapi mengejar passion bisa ia dilakukan secara bersamaan. Merasa jenuh dalam menulis, tentu pernah mengusik Debbie. Ketika jenuh itu datang, Debbie akan mencari aktivitas lain untuk mengembalikan mood menulisnya, sepeti jalan-jalan,travelling, atau menonton film. Dan hal-hal tersebut ternyata sangat efektif baginyauntuk menimbulkan semangat baru dan inspirasi baru dalam menulis.

Mengingat kisah Debbie dalam mengejar passionnya, mengingatkan Merry pada sebuah kutipan dari Howard Thurmanyang berkata ;

Don’t askyourself what the world needs, ask yourself what makes you come alive? And then go and do that. Because what the world needs is people who have come alive.

Jadi bukan, apa sih sebenernya yang dibutuhkan? Atau, apa sih peluang yang ada di dunia ini?Tetapitanyakan ke dalam diri Anda sendiri. Apa sih sebenernya yang membuat Anda bersemangat danberapi-api, yang membuatAnda setiap kali bangun pagi bisa langsung loncat dari tempat tidur dan rasanya sudah ga sabar ingin melakukan hal itu? And then just go and do that.

Penting sekali bagi kita untuk memiliki passion di dalam hidup ini. Bagi Merry, kunci sebuah kesuksesan itusebenarnya ada dua. Pertama, Find Your Right Direction. Kedua, Find The Right Strategy.Menurut Merry, banyak orang hanya memiliki strateginya saja.Mereka bisa sukses dalam kehidupan, mendapatkan karir yang bagus, punya uang yang banyak tapi at the certain point in their life, mereka justruburn outdan merasa adanya kehampaan hidup, merasa seperti ada sesuatu yang hilang dalam hidup mereka. Itu jugalah yang pernah Merry rasakan dulu. Dan, ketika ia tahu the right direction, tau passionnya, dan mengejarnya, ia merasakan kekosongan demi kekosongan yang pernah ada didalam hidupnya itu terisi kembali, dan kehampaan tidak ia rasakan lagi.

Temukan passion Anda, apapun itu, jadikan itu, raihlah itu, dan Anda akan menemukan hal-hal besar terjadi dalam hidup Anda. Tidak ada kebesaran tanpa passion yang menjadikan itu besar.

 

Live Your Best Life for Indonesia!


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to Passionate About Books

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article