Article
Apr 14

Plan Your Money Plan Your Life

Posted at 05.42 PM | No Comments | POST A COMMENT

Keadaan Merry yang telah mencapai kebebasan finansial di usia muda, tidak pernah serta merta membuat gaya hidupnya berubah drastis. Merry tidak spontan membeli baju-baju beremerek dunia, ganti-ganti mobil, atau membeli rumah disana sini. Ia membiasakan diri untuk hidup sesuai dengan kebutuhannya. Cara hidup ini adalah salah satu cara Merry untuk menghargai bagaimana dulu kerja keras yang ia lakukan untuk mendapat kebebasan finansial. Mendapatkannya dengan tidak mudah, jadi ia tidak mau menghabiskan hasilnya dengan gampangan. Merry selalu memastikan uang yang ia miliki tersalur untuk hal-hal yang memang penting dan berguna.

Kenapa tulisan ini diawali dengan statement Merry soal pengaturan keuangan? Tidak lain karena bintang tamu Merry hari itu dalam The Merry Riana Show, berhubungan erat dengan tema kita hari ini, Plan Your Money Plan Your Life. Seorang Inpendent Financial Planner, Ligwina Hananto.

Berawal dari keinginannya untuk bekerja di rumah sambil merawat anak, Ligwina mendapatkan pekerjaan yang telah diimpi-impikannya sejak remaja. Ia adalah seorang Independent Financial Planner, CEO dari QM Financial, serta pemenang Penghargaan Khusus Kategori Online Entrepreneur Kompetisi Wanita Wirausaha Femina Mandiri 2012.

Profesi ini mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Mengawali perbincangan hari itu, Ligwina memulai dengan menjelaskan apa tugas QM Financial. Pekerjaan ini adalah layanan yang membantu setiap orang untuk terus mengatur keuangannya. Tidak setiap orang mampu mengatur keuangannya dengan baik, padahal pengaturan keuangan itu sangatlah penting. Dari sanalah jiwa Ligwina terpanggil. Ligwina QM Financial menjadi jembatan antara market produk keuangan dengan para pembelinya. Tidak cuma memberikan rekomendasi soal produk keuangan yang cocok, tapi ia juga membantu pembeli untuk bertemu langsung dengan penjual produk keuangannya.

Berbicara soal perencanaan keuangan, ternyata tidak selalu berhubungan dengan uang. Tapi perencanaan ini bisa sampai pada level keinginan, cita-cita hingga liburan yang ingin dimiliki oleh kliennya. Membantu orang-orang merencanakan masa depan yang berhubungan dengan keuangan, begitulah garis besar tugas seorang QM Financial.

Cita-cita untuk menjadi perencana keuangan ini ternyata bukanlah cita-cita main-main bagi seorang Ligwina Hananto. Sejak kecil di sekolah, Ligwina selalu maunya jadi bendahara, tak peduli organisasi apa yang sedang digelutinya. Bahkan saat SMA, ketika ditanya ia mau menjadi apa, dengan mantap ia menjawab, “Saya mau jadi business woman yang mengurusi uang orang.” Jawaban yang sungguh mencengangkan dari seorang anak berumur 17 tahun. Cita-cita yang sungguh tidak biasa, tapi terpatri sempurna di benak seorang Ligwina Hananto. Cita-cita inilah yang membawa seorang Ligwina Hananto yang telah berumur 27/28 akhirnya berhasil mendirikan perusahaan yang bertugas mengurusi keuangan orang lain.

Awalnya, Ligwina pernah tidak menikmati jurusan yang ia pilih ketika kuliah di Australia. Bahkan, ia pernah bermaksud untuk keluar dan pindah ke fakultas lain. Tapi kini, ia justru bersyukur karena mempertahankan pelajaran finance and accounting. Karena pelajaran ini yang berguna sekali untuk pekerjaannya sekarang.
Saat sedang menikmati masa-masa kuliah, Ligwina kembali diketirkan dengan krisis moneter yang melanda Indonesia. Bukan main-main, krisis ini membuat tak sedikit dari teman-teman Ligwina yang memiliki kemampuan finansial lebih tinggi daripadanya memilih untuk berhenti kuliah dan pulang ke Indonesia. Ligwina sempat merasa takut kalau-kalau ia juga harus pulang. Beruntung, orang tua Ligwina telah menyimpan uang sekolahnya dalam mata uang asing. Dari kejadian itu, Ligwina memetik pelajaran berharga bahwa ia harus merencanakan segala sesuatu secara utuh dan jauh ke depan. Tidak setengah-setengah. Karena ia tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di tengah perjalanan. Jika rencana tidak utuh dan matang, maka semua rencana akan berantakan.

Bisa bernapas lega soal biaya pendidikan, tapi tidak membuat Ligwina terbebas dari kesulitan hidup di Australia. Bersama suaminya, ia kembali mengalami masa-masa yang sulit. Untuk memenuhi kebutuhan hidup disana, suaminya menjadi cleaner pada siang hari dan menjadi tukang cuci piring pada malam hari. Itu pun masih tetap tidak cukup memenuhi kebutuhan mereka. Ia bahkan pernah terpaksa mengumpulkan uang dengan tetangganya, untuk membeli nasi, sayur dan daging. Sungguh keadaan yang sulit, namun Ligwina sadar ia belajar begitu banyak dari kesulitanya itu. Cerita Ligwina ini membuat Merry teringat akan masa-masa susah yang pernah ia lewati bersama Alva dulu di Singapura. Persis sama.

Setelah membicarakan hal-hal sederhana di segmen upclose and personal, Ligwina dan Merry kembali membicarakan soal keuangan. Untuk merencanakan keuangan, ada proses yang harus dilalui.
1. Cash flow
Cash flownya adalah hal pertama yang perlu diperhatikan. Mengetahui cash flow bisa dilakukan dari sejak kecil. Selama ada pemasukan, meskipun itu hanya berupa uang jajan, Anda sudah bisa melihat cash flow.
2. Tujuan finansial.
Anda harus mempunyai tujuan untuk keuangan yang Anda miliki. Tujuan harus ada judulnya, ada nilai nominalnya, dan yang terakhir berapa lama pemenuhannya.
3. Review.
Setelah dua proses itu terpenuhi barulah yang terakhir Anda bisa investasi ke produk keuangan yang sesuai. Jangan lupa untuk melakukan review.

Ada fakta mengejutkan yang Ligwina beberkan hari itu. Kalau mendengar kata pengatur keuangan mungkin yang terpikirkan adalah pengaturan uang sekolah anak, pengaturan uang pensiun dan sebagainya. Namun ternyata, Ligwina sering membantu mengatur keuangan bagi kliennya yang mempunyai tujuan keuangan untuk shopping. Tidak ada yang salah dengan shopping. Hidup ini memang harus seimbang antara serius dan bersenang-senang. Yang penting adalah Anda harus punya tujuan yang jelas bagi uang yang Anda miliki. Uang harus berguna bagi Anda, bukan hanya untuk disimpan. Karena kalau hanya disimpan dan tidak diinvestasikan dengan benar, maka nilai kegunaan dari uang tersebut akan semakin menipis.

Kepeduliannya akan pengaturan keuangan inilah yang juga mendorong Ligwina untuk menulis sebuah buku berjudul “Untuk Indonesia Yang Kuat, 100 Langkah Untuk Tidak Miskin”. Dengan senang hati ia membagi pengetahuan dan kemampuannya lewat buku itu, sehingga orang-orang bisa lebih pintar dan terbuka pikirannya dalam mengatur keuangan yang mereka miliki.

Perbincangan Merry dengan Ligwina Hananto hari itu memberikan begitu banyak pengetahuan dan membuka pikiran. Ligwina membuat kita tahu bahwa melakukan perencanaan keuangan bisa dilakukan sejak dini. The Merry Riana Show hari itu menegaskan kembali tentang makna uang bagi hidup. Uang memang bukan yang terpenting. Tapi uang dapat mempengaruhi hal-hal terpenting dalam hidup ini.

Jika Anda serius mau jadi orang kaya, Anda harus bekerja keras dalam mengelola uang Anda sama seperti Anda bekerja keras ketika Anda menghasilkannya.

Lakukanlah perencanaan keuangan Anda dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.

Indonesia, pasti bisa!


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to Plan Your Money Plan Your Life

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article
  • WhatsApp Image 2017-01-18 at 13.54.01

    Lowongan Kerja TRAINER

    Hallo, Saya Mariani, Executive HR Officer di MRI (PT Merry Riana Indonesia). Salah satu cara untuk membangun generasi yang lebih [ + ]