Article
Apr 04

Smart Trader Rich Investor

Posted at 10.21 AM | No Comments | POST A COMMENT

Smart Trader Rich Investor

 

The Merry Riana Show bisa menjadi tempat kuliah gratis bagi Anda. Bayangkan, selama 1 jam Anda bisa belajar berbagai hal dari pakarnya langsung bersama motivator wanita no 1 di Indonesia dan Asia, Merry Riana.

Kali ini, Merry akan mengajak Anda belajar tentang investasi saham. Mungkin beberapa diantara Anda ada yang sudah merinding mendengar kata saham. Terlalu beresiko. Begitu biasanya orang memandang sebelah mata pada bisnis ini. Tapi tidak bagi wanita muda bertubuh mungil, Ellen May.

Pakar saham yang memulai karirnya di dunia tarding sejak tahun 2006, spesial Merry undang untuk berbagi ilmunya tentang saham. Memiliki visi untuk mewujudkan 1 juta investor dan trader di pasar modal Indonesia, Ellen May sering memberikan edukasi saham dan finansial bersama rekan-rekan tim Ellen May Insitute melalui workshop dan seminar.

Awalnya, Ellen tak punya cita-cita sebagai seorang traders. Kala itu, ia hanya seorang ibu rumah tangga biasa yang tidak diijinkan oleh suaminya untuk bekerja diluar. Berusaha mencari kesibukan untuk mengisi waktu luangnya dirumah, membawa Ellen tercemplung ke dunia saham pada tahun 2006. Ellen bisa dibilang wanita yang nekat, karena ia sama sekali tak punya basic skill sebagai seorang traders.

Tapi keterbatasan pengetahuan tak menjadi penghalang baginya untuk belajar, ia mencari tau tentang trading dengan browsing dari internet. Jangka waktu yang ia habiskan untuk belajar tradingpun tak singkat. Tak ada buku manual atau panduan tepat tentang saham. Yang Ellen lakukan adalah mencoba satu persatu cara yang ia ketahui. Disanalah Ellen mengalami jatuh bangun.

1 tahun menjalani bisnis saham dengan profit yang menakjubkan sempat membuat Ellen keasyikan. Akibatnya, pada tahun 2008 ketika krisis ekonomi global melanda, Ellen mengalami kerugian yang cukup besar karena ngotot untuk menahan beberapa sahamnya yang sudah tak sehat. Kerugian yang membengkak membuat Ellen melakukan intropeksi selama beberapa bulan.

Apa yang membuat Ellen memutuskan kembali ke dunia trading, tidakkah trauma? “Ketika orang jatuh pasti lebih religius.” Jawab Ellen kepada Merry dengan malu-malu. Pasca kerugian yang dialaminya, Ellen mengaku memang sempat emosional. Namun dalam hati kecilnya, ia masih ingin berpetualang di dunia trading. Kegundahan membuat Ellen meminta petunjuk pada Tuhan. Ia berdoa dan berjanji, “Kalau saya berhasil mengevaluasi kesalahan saya, saya berhasil balik kembali dan menghasilkan profit yang konsisten, saya akan membagikan ini buat semua orang.”

Tuhan mendengar doa Ellen. Akhir tahun 2008, Ellen kembali ke dunia saham. Ia membeli saham berfundamental bagus yang harganya ada di bottom. Tahun 2009-2010, ketika pasar saham naik secara luar biasa, Ellen pun meraup keuntungan lebih besar yang mampu menutupi kerugian yang pernah ia alami. Saat doa Ellen dijawab, ia tak lupa untuk menepati janjinya untuk berbagi ilmu. Janjinya itulah yang menjadi motivasinya untuk mengedukasi investor dan trader melalui ; 2 buku (Smart Traders Not Gamblers, Smart Traders Rich Investor), workshop dan seminar, dan menjadi bintang tamu di berbagai media, salah satunya di The Merry Riana Show.

Dengan logat yang masih kental, ibu 2 anak asal Solo ini menuturkan kepada Merry. Menurutnya, pasar modal di Indonesia masih sangat potensial. Bahkan ada saham-saham yang pertumbuhannya bisa mencapai ribuan persen dalam rentan waktu 10 tahun. Kalau ditanya apa keuntungan berinvestasi jangka panjang, Ellen memberikan 3 alasan : Untuk melipat gandakan aset, bisa melindungi uang Anda dari inflasi, dan lebih aman karena regulasinya sudah diatur oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Merry merasa DeJavu. Memorynya kembali diingatkan oleh peristiwa beberapa tahun yang lalu. Kala itu, Merry yang masih berkuliah di NTU pernah coba-coba berinvestasi di bisnis saham. Uang yang ia kumpulkan dengan susah payah hasil part time sebagai pembagi brosur, ia pakai untuk membeli saham dengan harapan bisa berlipat ganda dengan waktu yang cepat. Naas, akibat pengetahuan trading yang minim, uang Merry raib sekejab.

Tidak ada profesi didunia yang tidak berisiko. Ellen berpendapat, risiko muncul karena ketidakpahaman investor terhadap produk investasinya. Trader sejati adalah mereka yang benar-benar mau belajar tentang instrument investasi. Dengan terus berlatih dan mengasah kemampuan, risiko mengecil dan profit akan mengikuti. Paling tidak, untuk melakukan investasi jangka pendek Anda harus bisa menguasai analisis techinal, money management atau psikologi trading, yang dijelaskan secara rinci di buku Smart Trader Rich Investor. Dalam buku tersebut, Ellen juga menjabarkan beberapa kesalahan yang seringkali tidak disadari oleh traders, antara lain ;

  1. Mindset yang salah. Banyak orang yang membeli saham dan menginginkan Instant Profit Overnight. Karena ingin cepat kaya dari saham, akibatnya orang cenderung serakah dan tidak punya perencanaan yang baik.
  2. Tidak membuat trading plan. Sama halnya dengan berbisnis yang harus memiliki perencanaan matang, berbisnis saham pun harus memilliki perencanaan dulu. Dengan perencanaan yang matang, traders bisa menentukan masa depan investasinya dengan perincian kapan ia mau membeli sahamnya, kapan ia mau menjualnya, dan dalam angka berapa ia harus membatasi resiko. Traders yang tidak mempunyai trading plan, akan selalu jatuh bangun tanpa belajar dari kesalahannya.
  3. Ingin yang instan. Tidak ada yang instan di dunia ini, begitupula dengan bisnis apapun. Sayangnya, seringkali para traders membeli saham bukan dari hasil analisis mereka, tapi karena mengikuti rekomendasi dari orang lain.
  4. Akibat selalu mengikuti rekomendasi dari orang lain, ketika mengalami kerugian seseorang akan karena menyalahkan orang lain. Itulah kesalahan yang seringkali dilakukan traders.

Kebutuhan tentang ilmu trading ternyata cukup tinggi. Hal ini terlihat dari penjualan buku pertama Ellen May ‘Smart Traders Not Gamblers’ yang berhasil menjadi best seller dalam waktu satu setengah bulan, sejak pertama kali diterbitkan.

Berbeda dengan buku Smart Trader Rich Investor : The Baby Steps yang diperuntukkan untuk pemula. Buku Smart Traders Not Gamblers ditulis untuk mereka yang sudah memulai trading, yang secara garis besar menjelaskan bahwa seorang traders sejati harusnya tidak berbisnis saham seperti bermain judi.

Pagi itu, Ellen tak luput mengajak Friends Sonora untuk mengganti istilah ‘bermain saham’ dengan ‘berbisnis saham’. Layaknya sebuah bisnis, Anda harus bertindak tepat dalam setiap langkah. Ketika seseorang mengatakan bermain saham, maka alam bawah sadarnya akan mengatakan bahwa saham hanya sebuah permainan. Hasilnya pun akan seperti main-main. Namun menggunakan istilah berbisnis saham, maka ia akan terpacu untuk menciptakan transaksi yang berkualitas dan berdisiplin menekuninya sebagai sebuah bisnis.

Perbincangan Merry dengan Ellen hari itu, memberikan angin segar bagi orang yang sedang bimbang ingin terjun ke bisnis ini. Pasalnya, pakar saham ini mengamati bahwa perkembangan saham di Indonesia masih potensial bahkan mampu menyaingi kumpulan negara-negara berkembang yang cukup maju. Keterbatasan dana tidak menjadi alasan seseorang untuk berkecimpung pada bisnis ini. Ellen mengatakan, ada banyak sekali saham-saham berfundamental cukup bagus yang dapat dibeli dengan harga seratus ribu rupiah saja. Dan masih ada banyak pula saham yang tetap growing dengan memberikan profit yang stabil, sekapiun kondisi ekonominya tidak mendukung.

Trading itu gampang yang bikin susah adalah kemauan tradersnya. Trader yang malas sudah pasti hanya akan menjadi korban market dan bangkrut.

“Jangan pernah menunggu sempurna untuk memulai sebuah hal baru dan positif, karena kita tidak akan pernah sempurna. Jika terus menunggu sempurna artinya tidak akan pernah melangkah. Namun kita bisa menjadi lebih baik dengan melangkah dan berusaha.” Kata Merry mengutip sebuah kalimat dalam salah satu buku Ellen May.

Merry menutup perbicangan bersama Ellen dengan pertanyaan terakhir. Apa langkah Ellen selanjutnya? Dengan mantap Ellen pun menyampaikan keinginan hatinya untuk menulis buku tentang analisi tecnical dan terus memberikan pelatihan-pelatihan secara rutin tentang trading. Keinginannya masih kuat, yaitu mengedukasi masyarakat tentang saham.

Tak terasa, 1 jam begitu cepat berlalu. Merry pun menutup perjumpaannya dengan catatan yang paling ditunggu-tunggu Friends Sonora.

“Gagal bukan berarti Anda kalah. Jangan takut mengambil resiko, karena resiko tidak akan hilang begitu saja hanya, meskipun Anda menghindarinya. Tidak ada sebuah kesuksesan tanpa pengorbanan dan tidak ada kesuksesan tanpa kesulitan. Tidak ada kekalahan sebelum waktu benar-benar sudah habis. Teruslah bersabar dalam proses, karena selalu ada kesempatan di detik-detik terakhir. Jangan pernah menyerah, perbaiki kesalahan, dan teruslah melangkah.”

 

Live Your Best Life for Indonesia!

 


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to Smart Trader Rich Investor

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article