Article
Sep 23

The Merry Riana Show – Nyalakan Suluhmu

Posted at 11.01 AM | No Comments | POST A COMMENT

Nyalakan Suluhmu

Sejak bulan Februari, warga dunia maya khususnya para followers Merry Riana di twitter mulai marak membicarakan kata Suluh. Ada banyak sekali orang yang memention account @MerryRiana untuk bertanya, apa sih arti suluh? Gemparnya kata yang cukup asing di telingga masyarakat ini memang ada hubungannya dengan judul buku terbaru Merry Riana, Langkah Sejuta Suluh.

Suluh dalam bahasa Indonesia, memiliki makna sebagai benda bersinar yang digunakan untuk menghalau kegelapan. Penggunaan kata Suluh dalam judul buku terbaru Merry Riana, bisa dibilang sebagai perwujudan keinginan yang ingin Merry capai. Sebagai motivator wanita nomor satu di Asia dan Indonesia, Merry adalah sang pembawa suluh yang menampilkan jejak-jejak inspiratif langkahnya untuk berbagi terang bagi para anak muda.

 

Setelah sukses menyebarkan virus untuk berani bermimpi bersama penulis biografi ternama (AE) melalui buku Mimpi Sejuta Dolar. Kini, Merry menggandeng lagi satu orang yang cukup disegani di dunia sastra Tanah Air. Dia adalah Clara Ng. Penulis yang telah melahirkan banyak sekali novel-novel bestseller dan buku anak-anak. Buku-buku yang ia lahirkan bukan sekedar karya biasa. Sebagian bukunya sudah diterjemahkan ke bahasa Inggris, diangkat ke layar lebar, dan didistribusikan di negara-negara di Asia.

 

Mengingat banyaknya pertanyaan yang membanjiri account twitter @MerryRiana tentang Suluh, tim The Merry Riana Show pun mengundang Clara Ng secara khusus untuk membahas tema “Nyalakan Suluhmu”.

 

Pagi itu cuaca cukup mendung. Meski demikian, studio Sonora tidak kehilangan kehangatannya karena ada 2 wanita cantik yang berapi-api untuk membagikan semangat mereka. Waktu menunjukkan pukul 07.00 WIB. Suara renyah seorang Merry Riana mulai mengudara dan menyapa Friends Sonora yang bukan hanya bisa didengarkan di Jakarta, tapi juga bisa didengarkan di 24 kota besar lainnya maupun di luar negri melalui streaming.

 

Perbincangan diawali dengan keingintahuan Merry terhadap profesi yang dipilih Clara. Senyum merekah dari wajah Clara, menyambut pertanyaan Merry tersebut. Diantara teman-teman semasa kecilnya yang punya cita-cita sebagai dokter atau insinyur, tak pernah terbesit sedikitpun dalam angan Clara untuk besar sebagai seorang penulis. Ia memang gemar membaca buku. Lantas bukan berarti ia ingin menulis sebuah buku.

 

Kisah cintanya pada dunia sastra justru muncul melalui pergumulan batin hebat yang ia alami di tahun 2000. Masih teringat jelas dibenak Clara. Rasa bahagia tengah mengandung buah hati yang pertama harus sirna begitu saja setelah ia mengalami keguguran. Kala itu, Clara merasakan dukacita yang sangat dalam yang menurutnya tak ada seorangpun dapat mengerti. Meski dukungan selalu mendorongnya untuk bangkit dari kesedihan, luka dihati Clara tak jua terobati. Clara memilih untuk menyendiri, menyalakan laptop lalu menulis. Menurutnya, menulis adalah satu-satunya cara yang brilyan agar dirinya tidak menjadi gila.

 

Ajaib! Kata demi kata yang ia buat dengan keisengan semata, justru menjadi healing process bagi Clara. Setelah menilik kembali tulisan acak yang ia buat, Clara memutuskan untuk menjadikan tulisannya itu sebagai novel pertamanya, Tujuh Musim Setahun (2002).  Tak pernah terbayangkan baginya, kesedihan yang ia alami merupakan sebuah pintu yang menjadikan dirinya sekarang. Seperti kata Merry, “Kita tidak pernah tau jalan apa yang dipersiapkan Tuhan untuk kita.”

 

Sudah tak terhitung jumlah tulisan yang berhasil diciptakan tangan Clara. Ada 53 judul buku yang sudah terbit di toko buku. Begitupula dengan cerpen dan essay yang sudah tersebar di berbagai media. Apa tantangan tersulit dalam menulis? Merry mencari tau melalui Clara. Bagi Clara, profesi penulis adalah pekerjaan soliter. Penulis harus mampu bertanding dengan dirinya sendiri, tenggelam berjam-jam bersama imajinasinya di depan laptop.

 

Dari berbagai penghargaan bergengsi di dunia literasi yang pernah Clara raih, menurutnya penghargaan yang paling berkesan adalah ketika datang dari anaknya sendiri. “Aku udah membaca bukumu mami. And i’m like it!” kata Clara menirukan suara anaknya.

 

Pada kesempatan tersebut Clara juga memberikan 2 kunci D penting yang harus dimiliki seorang penulis :

  1. Menurut Clara, bekerja sebagai pekerja seni haruslah detail. Semua orang bisa menulis buku, tapi yang menjadikannya menjadi suatu karya menarik adalah detail. Detail membuat perbedaan antara satu produk dengan produk lainnya.
  2. Jadikan menulis sebagai profesi bukan sebagai hoby. Dengan menjadikannya sebuah profesi, orang akan terpacu untuk menjalaninya dengan disiplin karena ada tanggung jawab yang dipikul sebagai profesi.

 

Pertengahan tahun 2012, tantangan kembali merayu Clara. Misi yang diberikan adalah : menulis buku bernuansa fiksi yang berdasarkan kisah hidup Merry Riana. Meski ini merupakan tantangan yang baru, Clara mampu membuktikan kemampuannya. Kekuatannya sebagai novelis dan pendongeng dituangkan dalam Langkah Sejuta Suluh yang memiliki level ketegangan yang tinggi. Langkah Sejuta Suluh menceritakan ketika bagaimana Merry bersama beberapa anak muda yang memiliki tekad, cita-cita, dan mimpi, berjuang untuk mengubah nasib masing-masing, dari nol menjadi fenomenal. Kisah inspiratif yang menjadi kelanjutan buku Mimpi Sejuta Dollar ini menjadi buku terlaris se-Indonesia kategori non fiksi, hanya dalam waktu 10 hari setelah dikeluarkan.

 

Clara memang tak pernah setengah-setengah dalam berkarya. Kepada Merry, ia mengutarakan telah menghabiskan waktu 18 bulan untuk proses penulisan Langkah Sejuta Suluh sampai menjadi draft yang siap naik cetak. Sebuah waktu yang tak singkat.

 

Dalam episode ini, Merry juga memberi tahu filosofi dari cover yang terdapat di Langkah Sejuta Suluh. Pada cover depan Langkah Sejuta Suluh, terlihat ada seorang wanita berbaju merah yang sedang melangkah pada anak tangga yang ada didepannya diikuti dengan suluh-suluh yang menghiasi setiap tangga yang ia lalui.

 

Sama seperti kehidupan. Setiap hal yang terjadi di hidup ini memiliki alasan. Walaupun yang dijalankan tidak selurus yang diinginkan, namun pada akhirnya Anda pun akan menyadari adanya cahaya di saat Anda memberanikan diri untuk melangkah. Karena tidak ada langkah yang sia-sia.

 

Buku Langkah Sejuta Suluh dapat dibaca untuk segala jenis umur, tua dan muda, pria dan wanita, apapun profesinya. Buku yang bersampul depan warna ungu ini berisi 449 halaman dengan 46 bab yang masing-masingnya punya tingkat ketegangan yang berbeda-beda. Membaca Langkah Sejuta Suluh bagai membaca novel thriller yang setiap bab memberikan efek kejut dan suasana keseruan yang mencekam.

 

Menurut Clara, bagian yang paling menarik dari buku ini adalah saat Merry Riana memimpin sekelompok anak muda, yang berawal dari kelompok pemula yang selalu dianggap sebagai underdog, pada akhirnya justru menjadi tim nomor satu di industri jasa keuangan di Singapura dalam waktu satu tahun.

 

Bagi Merry, setiap langkah yang ia ambil dalam hidupnya, memberikan sejuta makna di hidup dan sejuta penerangan. Cahaya yang kecil bisa menjadi cahaya yang besar apabila cahaya itu dibagi dan disebarkan. Masing-masing manusia bukan hanya beruntung mendapatkan sebagian sinar itu, namun juga memiliki tanggung jawab untuk terus menyebarkannya. Dari sanalah, Merry terpanggil untuk menjawab tanggung jawabnya sebagai manusia dengan menyalakan suluhnya kepada banyak orang, melalui buku Langkah Sejuta Suluh.

 

Live Your Best Life for Indonesia!


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to The Merry Riana Show – Nyalakan Suluhmu

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article