Article
Oct 28

The Merry Riana Show – Young Changemaker

Posted at 09.57 AM | No Comments | POST A COMMENT

“Young Changemaker”

 

Ketertarikannya pada dunia kerelawanan dan pengembangan masyarakat sejak usia sepuluh tahun, menjadikan anak muda bernama lengkap Iman Usman ini sebagai aktivitas sosial. Sejak kecil ia mendapati kenyataan bahwa banyak anak-anak mampu namun tak begitu peduli terhadap buku pelajaran. Sementara banyak anak yang tak mampu, namun sangat membutuhkan buku.

Jiwa sosialnya terasah dengan melihat sekitar. Iman lantas meletakkan rak buku di teras rumahnya, agar setiap anak bisa membaca. Dia juga menerima sumbangan kawan-kawannya, untuk dibaca anak-anak lainnya. Sejak saat itu pula, Iman telah meraih sejumlah penghargaan bergengsi khususnya dalam aktivitasnya mempromosikan dan memperjuangkan hak-hak anak dan dialog antar budaya.

 

Keyakinan dirinya merantau ke Jakarta dari Padang dan diterima di Universitas Indonesia diakuinya berawal dari kegigihannya berjuang atau persistence terhadap apa yang menjadi mimpinya. Miss Merry pun menambahkan bahwa diperlukan komitmen di dalam kegigihan kita berjuang meraih impian.

 

Pengalaman berharga yang pernah Iman dapatkan adalah diberikan kesempatan untuk berpidato acara High Level Summit di PBB New York PBB. Kesempatan itupun tidak sengaja ia dapatkan karena yang seharusnya berpidato adalah Presiden dan Menteri. Namun karena berhalangan hadir, akhirnya Iman yang juga pada saat itu terpilih sebagai Duta Muda Asean yang ditunjuk untuk menggantikan berpidato. “Succes is Getting Younger, that’s true. Dan masa depan bangsa ditentukan di tangan anak muda, that’s real.” Kata Miss Merry.

 

Iman mengatakan bahwa ia lebih suka dibilang ‘bukan berprestasi, tapi berkarya. Concern terhadap dunia sosial pun terus ditunjukkan oleh Iman dengan mendirikan Indonesia Future Leaders. Berawal dari hanya delapan orang, kini sudah mempunyai banyak puluhan cabang di Indonesia. Ditanya soal keaktifannya saat ini di Indonesian Future Leaders (IFL) oleh Miss Merry, Iman mengatakan bahwa saat ini sudah ada regenerasi di dalam kepengurusan IFL. Iman kini hanya lebih mengawasi saja.

 

Tidak hanya sampai disitu, Iman juga adalah pendiri dari RuangGuru.com. sebuah tempat bagi orang-orang yang ingin belajar dan mengajar. Sebuah tempat dipertemukannya antara guru dengan murid. Ditanya soal gimana cara untuk selalu tetap gigih oleh Miss Merry, Iman mengatakan bahwa pertama adalah caranya adalah dengan mengetahui persis apa yang menjadi tujuan kita. Kedua, dibutuhkan seorang mentor atau partner yang akan selalu mendukung kita.

 

Miss Merry pun sepakat dengan Iman bahwa banyak orang terutama anak muda yang kurang bersabar untuk melihat hasil. Padahal kita harus selalu setia dengan proses menuju tujuan kita dan tentu saja selalu gigih. “Start Small, Move Fast,” tambah Iman.

 

Hal yang menarik dari kegagalan adalah terkadang disaat kita sudah melalukan hal yang baik pun bisa tetap gagal. Sebuah pengalaman Iman ceritakan kepada Miss Merry tentang ketidakadilan yang ia rasakan saat di SMA. Di awal masa penerimaan SMA Iman hampir saja tidak bisa masuk ke SMA pilihannya. Hal itu disebabkan dari 250 siswa yang diterima ia ada di urutan 252, alias cadangan. Pada akhirnya ia tetap bisa masuk karena ada 2 siswa yang mengundurkan diri.

 

Namun saat Iman mengikuti Masa Orientasi Siswa (MOS) ternyata siswa yang diterima ada 320 orang, yang artinya ada beberapa siswa yang lewat jalur belakang. Disitu ia merasa tidak adil bahkan membuat anak muda yang selalu bersemangat saat berbicara ini, berani untuk menyatakan pendapatnya kepada pihak sekolah.

 

Hasilnya pendapat Iman pun tidak dihiraukan. Menurutnya, mungkin bagi sebagian orang hal itu terlihat terlalu berlebihan, tapi ia yakin bahwa hal tersebut justru bisa menjadi pemicu semangat kita untuk menjadi yang terbaik. Alhasil, Iman pun berhasil lulus sebagai siswa yang lulus dengan nilai UN tertinggi di sekolahnya. “it’s not about how you start, but it’s about how you end.” Tambah Miss Merry.

 

DItanya soal bagaimana cara mengatasi rasa ketakutan dan keraguan akan gagal supaya kita bisa yakin dengan usaha kita oleh salah satu pendengar The Merry Riana Show, Iman mengatakan bahwa ia percaya kalau ketakutan itu muncul karena ketidaksiapan. Jadi, bagi Iman pertama kita harus punya good preparation. Ibarat sebuah kapak yang diasah dulu supaya tajam supaya bisa memotong dengan cepat.

 

Terutama untuk Anak muda, jangan menjadi anak muda yang mudah menyalahkan keadaan. Percayalah selama kita punya keyakinan, maka masalah apapun pasti bisa diselesaikan dan bahkan bisa menjadi suatu kesempatan yang berharga untuk kita. Miss Merry pun setuju bahwa unutk mengawali sesuatu yang baik tidak selalu butuh modal, kenalan, keterampilan dan sebagainya. Tapi hanya dibutuhkan sebuah keberanian untuk gagal, pro aktif, mencoba dan keberanian untuk mengambil langkah pertama.

 

Bukan hanya seorang Merry Riana yang sudah membuktikan kesuksesannya, namun Iman Usman adalah contoh lain dari sebuah “Think Big, Move Fast” dalam meraih impian.

 

Bagi Iman Passion adalah bukan sesuatu yang dicari, tapi passion adalah sesuatu yang dijalani. Jadi kita tidak akan pernah tahu passion kita apa kalau tidak dijalani. Passion bukan hanya fokus terhadap ketertarikan kita akan sesuatu, tapi kita juga tetap perlu mencoba berbagai banyak hal.

 


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to The Merry Riana Show – Young Changemaker

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article
  • WhatsApp Image 2017-01-18 at 13.54.01

    Lowongan Kerja TRAINER

    Hallo, Saya Mariani, Executive HR Officer di MRI (PT Merry Riana Indonesia). Salah satu cara untuk membangun generasi yang lebih [ + ]