Article
Mar 16

Kekuatan Cinta Habibie dan Indonesia

Posted at 08.15 PM | 1 Comment | POST A COMMENT

art5
Satu jam yang lalu tak cukup untuk membicarakan begitu banyak hal manis bersama Habibie, mantan orang nomor 1 di Indonesia. Dan hari ini beliau kembali untuk membagikan ceritanya pada Merry dan pada Friends Sonora. Aura cinta Habibie pada Ainun kembali memenuhi studio hari itu.
48 tahun 10 hari. Kisah Habibie Ainun disebut-sebut sebagai cerita Romeo Juliet Indonesia. Perbedaannya adalah, Romeo dan Juliet menggambarkan kekandasan cinta. Tapi Habibie Ainun menggambarkan apa itu yang namanya keberhasilan cinta.
“Dunia ini adalah ruang tunggu dari tempat yang bernama surga,” tutur Habibie. “Tiap manusia dititipkan bibit cinta. Dan bibit cinta ini yang menjadikan jodoh makin dekat, makin sempurna, makin convergence dengan kemanunggalannya. Dan kalau itu terjadi bibit cinta yang dititipkan oleh Tuhan karena disiram setiap hari oleh kasih sayang, dengan cinta dan dengan nilai iman, takwa dan budaya masing-masing yang murni, suci, sejati, sempurna dan abadi, maka bibit itu akan tumbuh jadi cinta ilahi yang murni, suci, sejati, sempurna dan abadi.”
Bukan hanya cinta Habibie Ainun yang tak berujung. Tapi cinta Habibie dan Indonesia juga tak berbatas. Di umur 23 tahun, Jerman, Habibie terkena influenza yang menyerang sampai ke jantung. Habibie bahkan dihantarkan ke ruang jenazah sampai dua kali banyaknya karena dokter yakin bahwa Habibie tak lagi punya harapan.
Tapi disinilah lahir puisi dari Habibie. Yaitu “Sumpahku”
“Sumpahku”
Terlentang, saya terlentang
Jatuh, perih, kesal, gondok
Ibu pertiwi, Engkau pegangan dalam perjalanan janji pusaka sakti tanah tumpah darahku
Makmur dan suci
Hancur badanku tetap berjalan
Jiwa besar dan suci membawa aku padamu

Puisi ini menggambarkan saat-saat terkelam Habibie waktu itu. Tapi ia tetap berpegang pada Ibu pertiwi, seluruh rakyat Indonesia, yang memberinya semangat hidup. Ia berpegang pada cita-citanya, yaitu terus mengabdi pada Indonesia, Ibu Pertiwi. Inilah yang membuatnya bertahan hidup.
Menurut Habibie, kita, orang Indonesia, sama seperti orang Jerman. Kita mampu dan bisa mengusai dan juga mengembangkan tekhnologi secanggih apapun asal dipimpin dan diberikan kesempatan. Sampai kapanpun Habibie akan terus memberikan semangat dan dukungan kepada Ibu Pertiwi.
Perbincangan singkat Merry hari itu dengan Habibie telah membawakannya begitu banyak pesan. Habibie telah mengajarkan bahwa cinta sejati itu memang ada.
Bukan hanya kekuatan cinta. Tapi bagaimana dari bibit cinta itu muncul rasa kebersamaan, rasa saling menjaga, saling mendukung, dan saling menopang dalam bingkai nilai-nilai agama dan budaya.
Cinta Habibie bukan hanya kepada Ainun tapi juga pada Ibu Pertiwi Indonesia. Bukan keputusan yang mudah bagi Habibie untuk pindah dari Jerman kembali ke Indonesia membangun sesuatu yang baru. Semua percintaan akan melalu masa-masa sulit. Dan hanya cinta sejati yang bisa melaluinya dan bahkan menjadi semakin kuat.
Sama halnya seperti Merry. Merrypun merasakan hal itu. Rasa cinta yang pernah memberi Merry kekuatan, saat berjuang meraih kebebasan finansialnya sebelum umur 26 tahun.
Cinta bisa di aplikasikan dalam segala hal. Di seluruh aspek kehidupan sehari-hari, cinta bukan hanya sebuah perasaan atau sebuah kata sifat. Tapi lebih daripada itu, cinta mempunyai kekuatan yang dahsyat. Memang tidak ada yang mudah di hidup ini. Memulai rumah tangga, memang tidak menjamin akan selalu mudah, mulus dan romantis. Ketika Anda memulai karir dan usaha, memang tidak menjamin Anda pasti sukses, lancar dan berkembang. Bahkan ketika Anda memulai sesuatu yang baru, selalu akan ada keraguan, ketidakpastian, ketakutan. Hidup penuh dengan tantangan. Tapi seperti kata Habibie kepada Ainun, bahwa :

“Kita ibarat gerbong masuk ke dalam terowongan panjang yang entah berarah kemana. Namun tiap terowongan pasti ada ujung dan cahayanya. Dan saya berjanji akan membawamu ke ujung cahaya itu.”

Di dalam kehidupan, Anda tak akan tahu akan berarah kemana. Namun ingatlah bahwa setiap terowongan pasti ada ujung dan cahayanya. Dan Anda harus percaya bahwa cinta, usaha dan iman itulah yang bisa membawa Anda ke ujung cahaya itu.


You may also like :




  • About Merry Riana

One Response

  1. Cinta Pak Habibie sama Indonesia, secantik cinta Pak Habibie ke Ainun. Menyadarkan anak muda sekali, terutama ke saya supaya bisa mencintai orang yang disayang dengan tulus. Semoga saya bisa mencintai orang yang saya taksir sebaik Pak Habibie.

Post a comment

Post a comment to Kekuatan Cinta Habibie dan Indonesia

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
Master TMRS - 2015 - side bar 300x340px
News & Article