Article
Jun 03

Aku dan Merry Riana by Ivander Wijaya

Posted at 12.10 PM | No Comments | POST A COMMENT

Love at first sight ! Ya, itulah pengalaman Aku dengan Merry Riana. Bukan cinta dalam arti romansa, tapi cinta dalam arti jatuh hati dan begitu terkagum dengan kecantikannya, terlebih setelah mendengar kata- katanya yang luar biasa.

Sabtu, 19 Februari 2010, itulah saat pertama kali Aku bertemu dengan Merry Riana di seminar The Science of Luck yang diadakan Bong Chandra. Saat itu Aku juga membeli bukunya A Gift From A Friend. Dari buku tersebut Aku mengetahui bagaimana kehidupan masa muda dan perjuangan Merry Riana sebelum dia mencapai keadaannya saat ini.

Aku seperti menemukan sosok teladan baru dalam hidupku. Dari sosok Merry Riana Aku belajar bahwa menyelesaikan pendidikan adalah hal yang penting, tapi gelar sarjana bukanlah menjadi halangan bagi kita untuk berwirausaha, karena pada umumnya, seseorang yang telah meraih gelar sarjana memilih untuk bekerja biasa dan sangat sedikit yang mau berwirausaha.

Merry Riana juga mengajarkan bahwa kesuksesan bukanlah segalanya dalam hidup, tapi kesuksesan bisa mengindahkan hal- hal yang berarti segalanya dalam hidup kita. Dan satu hal yang membuat Aku semakin terkagum oleh sosoknya adalah Ia masih ingin memberdayakan dan memfasilitasi banyak orang agar bisa meraih kesuksesan seperti dirinya, Ia tidak hanya mengajarkan bahwa kesuksesan adalah tujuan yang harus dicapai, tapi dia juga mengajarkan bahwa kesuksesan adalah tanggung jawab, yang ketika dicapai, juga harus bermanfaat bagi orang lain.

Medium pertama yang membuatku mengenal dan terinspirasi oleh sosok Merry Riana adalah seminar The Science of Luck, lalu baru Aku membaca buku A Gift From A Friend, lalu Aku juga menjadi followers Merry Riana dimana sangat banyak tweet bermanfaat yang Aku dapatkan secara gratis setiap hari dan tentu, buku terbarunya Mimpi Sejuta Dolar juga ebook Dare to Dream Big.

Banyak hal positif yang Aku dapatkan semenjak Aku mengenal sosok Merry Riana. Aku menjadi terdorong untuk lebih banyak mempelajari dan mensyukuri kehidupanku, hasil dari pembelajaran tersebut Aku tuangkan dalam bentuk tulisan yang Aku bagikan di portal motivasi andriewongso.com.

Aku juga tidak menunda sampai lulus kuliah untuk mencari penghasilan. Saat ini Aku menjadi guru di sebuah tempat bimbingan belajar, namun bukan uang yang Aku prioritaskan tapi Aku tidak bisa menunda untuk membahagiakan orang tuaku. Hal tersebut Aku lakukan tanpa mengesampingkan prioritas utamaku yaitu pendidikan.

Aku juga tidak lagi menyerah dan menyesali berbagai kegagalan yang pernah Aku alami selama ini. Kegagalan yang pernah Aku alami yaitu ketika berbisnis jaringan yang Aku perjuangkan semenjak kelas 1 sampai 3 SMA tidak bisa lagi berjalan sama sekali. Aku sadar, semua itu akan membuat Aku meningkatkan kapasitas dan kualitas diri. Aku juga meyakini, pada tempat dan waktunya Aku akan mencapai kesuksesan, membahagiakan orang tuaku, dan (meminjam ucapan Merry Riana) touching more hearts, changing more lives !


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to Aku dan Merry Riana by Ivander Wijaya

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
News & Article