Article
Dec 16

Aku dan Merry Riana by Naufal

Posted at 11.53 AM | No Comments | POST A COMMENT

Aku dan Merry Riana

 

Awal mula saya bertemu dengan mbak Ria adalah di suatu acara yang bernama “Pesta Wirausaha TDA” pada awal tahun 2012 lalu di gedung SMESCO. Di acara tersebut mbak Ria mengisi seminar motivasi yang membahas seputar kisah suksesnya yang pernah ia tuliskan di dalam bukunya yaitu “Mimpi Sejuta Dollar”. Energi mbak Ria sangat luar biasa, meski dari kejauhan, energi positif yang ditransfer oleh mbak Ria lewat kisahnya mampu menembus hati saya dan mengguncang hati saya untuk terus bermimpi dan beraksi demi merealisasikan mimpi-mimpi saya. Seminar singkat dari mbak Ria yang sungguh menginspirasi. Namun bukan hanya itu, seringkali kata-kata indah yang terangkai dalam balutan motivasi mampu menginspirasi diri saya ketika membuka jejaring sosial khususnya twitter.

 

Saya teringat kisah saya ketika empat tahun lalu yaitu pada pertengahan tahun 2008, ketika pertama kali saya menginjakkan kaki di dunia kampus. Saya adalah seorang mahasiswa yang biasa, tidak ada sesuatu yang bisa dibanggakan dari seorang Fahmi. Berbicara pun ketika itu saya terbata-bata layaknya seorang artis yaitu Ajiz Gagap. Bila bicara saja saya tak sempurna, apalagi harus berbicara di depan orang banyak, itu sungguh hal yang menakutkan bagi saya. Pernah saya mencoba memberanikan diri untuk mempresentasikan hasil tugas saya ketika itu, namun yang terjadi adalah presentasi yang hancur luar biasa, saya keringat dingin, sulit bicara, bila pun bicara saya gelagapan.

 

Namun saya tak ingin menyerah dengan segala keterbatasan yang saya miliki. Saya mengikuti berbagai kegiatan kampus untuk melatih soft skill saya khususnya komunikasi dan public speaking. Di tahun pertama saya mengikuti sebuah pelatihan dan pengkaderan pemimpin dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) 2008. Disana saya mendapatkan banyak pelatihan yang diberikan secara gratis untuk menghadapi dinamika dunia kampus sesungguhnya. Pada tahun ke dua hingga tahun terakhir ini, di dunia organisasi saya selalu fokus pada dunia perdanusan (fundraising), dan bila di kepanitiaan kampus saya selalu fokus pada dunia sponsorship. Selama empat tahun saya melatih diri berkomunikasi dan berbicara di depan umum lewat organisasi dan kepanitiaan kampus yaitu Dana dan Usaha (Danus) BEM UI 2009, Danus BEM UI 2010, dan terakhir adalah Danus BEM UI 2011. Dan kini, hidup saya sungguh berubah, sebuah batu pun akhirnya berlubang oleh air karena air tersebut selalu fokus kepada satu titik, dan hal tersebut terjadi pada diri saya. Kini, saya seringkali diundang menjadi pembicara di berbagai pelatihan yang diadakan oleh hampir seluruh BEM Fakultas di UI untuk membagi pengetahuan saya di dunia “fundraising” dan sponsorship yang selama empat tahun saya geluti di dunia kampus. Di tengah-tengah pelatihan yang saya berikan kepada para aktifis kampus adalah saya mencoba menginspirasi mereka lewat kisah-kisah saya dimana tak ada sesuatu yang mustahil di dunia ini bila kita mau dan percaya untuk meraihnya. Dan oleh karena itu saya percaya bahwa kolaborasi antara saya dan mbak Ria akan menghasilkan sebuah perpaduan yang sempurna dan luar biasa untuk terus mampu menginspirasi mahasiswa dan anak muda Indonesia. Kata terakhir dari saya yang akan selalu saya ingat dan memotivasi hidup saya, “Kerasnya batu akan luntur oleh tetesan air”.


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to Aku dan Merry Riana by Naufal

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
News & Article