Article
Dec 09

Characters of The Richest

Posted at 11.26 AM | No Comments | POST A COMMENT

Characters of The Richest

Kesuksesan bukan merupakan proses yang instan. Itu semua merupakan proses yang panjang. Setiap orang yang sukses memiliki cara yang berbeda-beda tetapi mereka memiliki satu kesamaan yaitu karakter. Karena dengan karakter maka seseorang dapat bertahan dari kerasnya kehidupan dan meraih kesuksesannya. Seperti Merry Riana yang dapat meraih kesuksesannya karena dia memiliki karakter yang positif dalam dirinya. Sama juga dengan tamu Merry Riana Show kali ini yang akan membagikan pelajaran bagaimana karakater orang sukses. Dia adalah Frans Budi Pranata, Chief Financial Officer dari Zalora, bisnis e-commerce terkemuka di Indonesia. Beliau merupakan praktisi yang telah mendapatkan pengalaman CFO lainnya yang luar biasa dalam karirnya. Beliau juga telah menulis berbagai judul buku seperti Business Intelligence Cockpit dan Personal Success Cockpit. Mottonya adalah “Winners never quit, quitters never win.”

“Kenapa Cockpit?” tanya Merry membuka perbincangan kepada Frans. Berdasarkan research, 70% manusia di dunia adalah mahluk visual. Jadi untuk hal yang kompleks manusia membutuhkan visualisasi agar bisa dipahami dengan baik. Dalam bukunya, Personal Success Cockpit, Frans membahas ada 17 karakter kesuksesan manusia sebagai indiividu berdasarkan balance score card. Sedangkan dalam Business Intelligence Cokcpit membahas mengenai corporate, bagaimana suatu perusahaan harus memperhatikan 4 aspek penting, yaitu : SDM, Internal Process, Customer, maupun Finansial.

Frans juga membeberkan rincian 17 kunci karakter kesuksesan yang tertulis didalam bukunya kepada Merry Riana.

  1. Fisik yang sehat. Bruce Lee menjadi hebat karena fisiknya yang kuat. Fisik yang sehat dapat membuat seseorang menjadi sukses.
  2. Self Develop, pengembangan diri. Nick Vujicic, seorang yang tidak punya tangan dan kaki tapi bisa terkenal karena mengembangkan dirinya.
  3. Open mind. Thomas Alfa Edison memberikan 1000 penemuan baru karena dia memiliki pikiran yang terbuka.
  4. Kreatif. Seperti Steve Jobs yang berhasil menjadi CEO sukses karena kreatif dalam mengembangkan Apple.
  5. Spritiual Quotation. Mother Theresa seorang yang sederhana namun bisa terkenal karena kontribusinya.
  6. Integrity. Ahok, wakil gubernur Jakarta yang jujur dan blak-blakan menghasilkan sebuah integritasnya.
  7. Kecerdasan emosi. Meski gagal puluhan kali sejak masuk dunia politik pada usia 20an, Abraham Lincon baru berhasil menjadi Presiden pada usia 50 tahun dengan kesabaran dan terus berjuang.
  8. Percaya diri. Seperti Tukul Arwana percaya dirinya menjadi orang yang luar biasa atas keunikannya.
  9. Kerja keras dan Persistence. Contohnya, Sandiaga Uno yang merintis bisnis dari awal sekali sampai akhirnya sangat sukses seperti sekarang.
  10. Fokus. Seperti Mario Teguh yang sangat fokus pada Golden Waysnya.
  11. Passion. Contohnya, Chairul Tanjung yang begitu passion mengembangkan bisnisnya hingga seperti saat ini.
  12. Serving dan supporting. Sebagai contoh adalah Jokowi yang melayani dengan cara blusukan.
  13. Team player. Contohnya Dahlan Iskan yang menjadi pemain tim yang baik dalam peranannya sebagi mentri BUMN.
  14. Communicative seperti Barack Obama orang yang sangat sederhana namun bisa menjadi presiden Amerika karena sangat komunikatif.
  15. Berikutnya adalah leadership yang dibutuhkan seperti Soekarno.
  16. Right investing seperti Warren Buffet.
  17. Dan Smart spending seperti Donald Trumph.

Semua contoh tersebut, di contohkan Frans sebagai karakter yang dimiliki orang-orang yang berhasil.

Selain itu, Frans juga mengatakan ada 4 faktor penting lainnya yang mempengaruhi kesuksesan seseorang yaitu : perspektif internal, perspektif eksternal, perspektif financial, dan learning and growth.

“Adakah kesinambungan?” tanya Merry Riana kepada 4 faktor yang baru saja Frans sebutkan. Dengan memberikan ilustrasi Frans menjawab, seperti seseorang yang baru bekerja, seorang staff, dia perlu learning and growth, perlu menguasai secara teknis. Ia juga harus memiliki knowledge mastery atau pengetahuan teknis. Lalu ketika ia ingin naik menjadi manager, maka diperlukan personal mastery, seperti attitude yang baik dan karakter yang baik hingga bisa dipercaya dan menjadi role model bagi anak buahnya. Bila seseorang ingin naik tingkatan lagi menjadi director maka ia perlu menguasai people mastery untuk tau cara berkomunikasi dengan manager atau direksi yang lain, tau bagaimana menyampaikan direction dan visi sehingga ia bisa menguasai people dalam organisasi tersebut. Kemudian jika seseorang sudah menjadi CEO atau business owner maka ia perlu financial atau wealth mastery, dimana ia bisa bekerja bagi perusahaan secara prinsip keuangan sehingga perusahaan bisa bertumbuh. Itulah karakter-karakter yang diperlukan oleh semua orang untuk mencapai puncak.

“Saya yakin untuk mencapai kesuksesan ga cuma karakter ya, karena sebenarnya karakter itu sebenarnya ada untuk bisa menguatkan kita mengatasi semua kendala yang ada” tambah Merry atas penjelasan Pak Frans.

Apa kendala terbesar yang menghambat seseorang menuju kesuksesan?

Frans menjelaskan bahwa karakter adalah kekuatan dimasa sulit. Karakter itu dibentuk oleh 5 hal, tempramen dasar, keyakinan, pendidikan, motivasi hidup, dan pengalaman hidup.

Selain itu, 3 hal yang utama dalam karakter adalah : Empati, bagaimana mengasihi sesama seperti diri sendiri. Yang kedua adalah tahan uji, yaitu tetap tabah dan mengambil hikmah setiap kejadian dengan bersyukur. Ketiga adalah beriman karena beriman itu membuat segala sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Dalam bukunya, Frans juga memberikan penjelasan bahwa ada 3 blocks yang menghambat kesuksesan yaitu resources block, mental block, dan heart block.

“Mungkin bisa dijelaskan sedikit Pak Frans!” pinta Merry, penasaran.

Menurut Frans, resources block itu seperti orang yang sering bilang “Wah saya ga bisa maju karena saya ga memiliki harta tertentu, modal tertentu, pengetahuan, dsb”. Hal ini tentu menghambat seseorang untuk maju. Kemudian selanjutnya adalah mental block, dimana seseorang yang tak ingin belajar lagi karena mereka sudah cukup puas dengan hasil yang telah mereka capai, malas, punya rasa percaya diri yang rendah dan selalu nyaman berada di comfort zone. Dan yang terakhir adalah Heart block, seperti arogran dan greedy sehingga orang malas membantu.

Tak terasa waktu cepat berlalu. Perbincangan selama 1 jam hampir usai. Setelah Frans memberikan banyak wawasan tentang karakter seorang yang sukses, Merry mengakhiri perbincangan dengan komentarnya melalui catatan inspirasi.

Karakter itu ibarat sebuah Kompas. Yang mampu menjadi alat navigasi untuk menentukan arah menuju gerbang kesuksesan. Karakter adalah seperti jati diri Anda yang menunjukkan siapa diri Anda sebenarnya.

“Perbaiki karakter yang buruk dan hidupkanlah karakter yang baik. Maka sukses akan menghampiri Anda.” Kata Merry menutup acara.

 

 

Live Your Best Life for Indonesia!


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to Characters of The Richest

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
News & Article