Article
Jul 23

Coaching For Success

Posted at 02.27 PM | No Comments | POST A COMMENT

Menjadi sukses adalah impian semua orang, namun mencapai kesuksesan memang tidak semudah menaiki sebuah tangga. Butuh energi besar, kerja keras dan usaha yang konsisten untuk dapat meraih semua itu. Dalam perjalanan, kadang kita merasa jenuh, merasa letih dan ingin menyerah. Semua orang, bahkan orang yang telah sukses sekalipun, pasti pernah mengalami hal yang ini. Mereka pernah merasa down dan menemui hambatan yang menjadikan semangat mereka kendor. Lalu, bagaimana agar kita keluar dari pergumulan tersebut?

 

Anda perlu menjaga hati agar tetap berpikir positif. Jangan biarkan pikiran negatif merasuki Anda, karena pikiran negatif akan menyebarkan virus-virus yang bisa membuat Anda semakin down. Sedangkan, pikiran yang positif akan membuahkan pengharapan yang besar. Anda juga perlu dikelilingi oleh orang-orang yang positif, karena orang-orang yang positif bisa memberikan kita semangat untuk terus maju, terus melangkah.

 

Itulah salah satu tips dari seorang bintang tamu Merry di acara The Merry Riana Show, Ellies Sutrisna. Selama 1 jam, Merry berbincang banyak hal bersama Ellies. Dimulai dari bagaimana rumitnya perjalanan hidup seorang Ellies, yang memaksa ia bekerja keras sejak dari kecil, sampai kepada titik ia telah menuai semua asam garam dalam hidupnya dengan sebuah kesuksesan yang ia miliki saat ini.

 

Sejak umur 5 tahun, Ellies memang dikenal sebagai anak yang tidak bisa diam. Atau mungkin lebih tepatnya sebagai anak yang cepat menangkap peluang emas. Hal ini terlihat ketika suatu hari, ia bersama kakaknya sedang berjalan melewati sebuah pasar yang menjual aneka macam kue-kue basah. Ellies melihat ada peluang besar disana. Kesempatan bagus untuk membuat kue pia kacang hijau yang belum ada di pasar tersebut. Itulah pertama kali Ellies mulai belajar berbisnis.

 

Sang ayah, memiliki cita-cita untuk menyekolahkan Ellies ke luar negeri. Sayang, sebelum hal tersebut terwujud, beliau telah dipanggil oleh sang khalik. Tapi Ibu dan kakak Ellies, tetap menyimpan keinginan sang ayah. Mereka bersama-sama mengumpulkan uang untuk mewujudkan impian sang ayah. Berlatar belakang perekonomian keluarga yang pas-pasan, dan berbekal uang secukupnya, Ellies dikirim ke Australi untuk melanjutkan studi. Dan lagi-lagi ia harus bertarung untuk dapat mandiri ditengah negara asing yang ia tinggali. Berbagai macam pekerjaan pernah ia lakoni, mulai dari menjadi loper koran di pagi hari, berjualan produk kosmetik door-to-door, waitress di restoran sore harinya, hingga menjaga toko di fish market selama weekend.

 

Sejenak Merry kembali diingatkan dengan perjuangannya waktu muda. Sangat mirip dengan Ellies.

 

Ellies tak pernah malu menjalani pekerjaan-pekerjaan tersebut. Ia hanya berusaha menjadi yang terbaik dalam dirinya, melakukan apapun dengan sebaik-baiknya, dan kini ia telah menuai reward atas usaha kerasnya selama ini.

 

“Be the best, do the best, have the best..” begitulah motto Ellies.

 

Ellies lulus dengan menjadi lulusan terbaik dari University of new soviet, Australia dan akhirnya memulai karirnya dari bawah. Ia juga pernah meraih penghargaan Top Achiever dari perusahaannya dan menjadi direktur termuda dari beberapa anak perusahaan Teknologi Informasi Publik terbesar di Indonesia

 

Kesuksesan dan kepuasan secara batin ternyata tidak dapat diukur secara materi. Mendapat banyak permintaan dalam memberikan pelatihan untuk penjualan, manajemen, serta leadership di perusahaan-perusahaan, membuat Ellies kemudian terpanggil menjadi seorang pembicara.

 

Berkat latar belakang pengalamannya dalam karir, Ellies diberikan kepercayaan untuk menjadi seorang License and certificate business coach at focalpoint Indonesia. Selain menjadi Entrepreneur, Speaker dan Trainer, ia membagi ilmunya melalui buku-buku yang ia tulis, antara lain berjudul : ”5 Jurus Jitu Melejitkan Karir”, ”Tetap Nyaman Bekerja dengan Bos Temperamental” ,”12 Jurus Jitu Meroketkan Bisnis” dan “Achieving Financial Independence“.

 

Salah satu buku yang menarik perhatian Merry adalah buku berjudul 5 Jurus Jitu Melejitkan Karir. Dalam buku tersebut, Ellies menjelaskan bahwa setiap karyawan dimanapun dia bekerja, memiliki potensi untuk menjadi seseorang yang sukses, asalkan mereka mengerti kelemahan dan kekuatan masing-masing, yang dirangkum dalam analisis SWA (Strenght, Weakness, Ambition).

 

Ada orang yang pintar sekali dalam hal berkomunikasi dan mempengaruhi orang, ada yang sangat bagus dalam hal mengelola sesuatu, ada yang dapat melakukan perencanaan secara sistematis, dan ada juga orang yang diberi ketelitan lebih. Semua ini perlu dianalis untuk menjadi alat agar bisa mengembangkan karir sesuai dengan bidang yang kita inginkan.

 

Disamping kelebihan, setiap orang juga memiliki kekurangan tersendiri. Selain menganalisis kekuatan, Anda pun perlu menganalisis kelemahan dan mengakui kekurangan Anda. Jangan kecewa atas keterbatasan diri yang dimiliki, Anda bisa meminta bantuan pada orang yang memiliki keahlian dalam hal-hal yang tidak Anda miliki. Begitupun sebaliknya, Anda juga perlu melengkapi orang-orang yang membutuhkan bantuan dibidang yang Anda kuasai.

 

Dan yang terakhir adalah ambisi. Memiliki ambisi, tidaklah salah. Karena setiap orang pasti mempunyai suatu tujuan, punya satu goal. Anda harus tau apa yang Anda inginkan dalam hidupnya. Ambisilah yang kemudian akan bergerak seperti roda untuk membawa Anda mencapai tempat yang dituju.

 

Ada yang bilang bahwa teori memanglah mudah, prakteklah yang susah. Ya, memang benar. Anda pasti menemui banyak hambatan-hambatan dari luar maupun dari dalam. Sadar atau tidak, hambatan dari luar hanyalah sebesar 20%, sedangkan hambatan dari dalam dirilah yang paling besar. Semua orang sukses didunia pernah mengalaminya. Hambatan yang ditemui setiap hari terkadang membuat ketakutan tersendiri dan melahirkan keraguan. Tidak sedikit juga yang kemudian menjadi ragu, dan bertanya ; apakah yang saya lakukan ini sudah benar?

 

Ellies mengungkapkan pendapatnya kepada Merry. Yang perlu dilakukan adalah memikirkan kembali apa yang menjadi tujuan kita dalam hidup ini. Ketika Anda sudah tahu tujuan hidup Anda, maka perlahan tapi pasti secara otomatis Anda akan mampu mengenyampingkan hal-hal yang dianggap sebagai hambatan dalam diri. Katakan dalam diri Anda, bahwa tujuan Anda jauh lebih besar dari hambatan Anda dan hambatan itu akan hilang dengan sendirinya.

 

Semua orang telah dianugerahi talenta, bakat dan keahlian yang berbeda-beda. Dan tugas kita sebagai manusia adalah menganalisisnya lalu memanfaatkannya sebaik mungkin agar kita mampu menjadi maksmimal.

 

Dalam kehidupan nyata sangatlah normal, jika Anda menginginkan untuk menjadi sukses. Tentu tak ada satupun yang menginginkan kegagalan terjadi dalam hidupnya. Lalu bagaimana kita dapat meraih keberhasilan? Semua tergantung pada diri sendiri.
 

Yakinlah, bahwakesuksesan yang Merry capai, juga Ibu Ellies Sutrisna capai inidapat Anda alami. Kita memiliki hak yang sama untuk menjadi sukses. Dan ketahuilah bahwa kesuksesan itu tidak datang secara instant, akan ada banyak kerikil dan batu tajam yang menghadang, akan ada pilar yang terlihat seperti membatasi kemampuan Anda, akan ada angin keras yang berusaha untuk membuat Anda jatuh dan terpuruk, tapi janganlah mengeluh atas proses itu. Karena tak ada kesuksesan yang tak diawali dengan kegagalan.

 

Live Your Best Life for Indonesia!

The Merry Riana Show

Episode Coaching For Success

Merry Riana with Ellies Sutrisna


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to Coaching For Success

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
News & Article