Article
May 13

Leading Business With A Heart – Novita Tandry

Posted at 12.32 PM | No Comments | POST A COMMENT

Masih jelas di ingatan Merry ketika dulu ia bercita-cita menjadi insinyur tekhnik elektro. Tidak pernah terbesit di pikirannya akan menjalani suatu kewirausahaan. Beda halnya dengan Alva, yang justru oleh orang tuanya sudah diminta untuk membuat perusaahaan sendiri.

Setelah apa yang Merry lewati, setelah ia bertemu Alva, cita-citanya pun berkembang. Itulah yang membawanya pada keputusan ekstremnya itu menjadi sales produk keuangan bersama Alva. Terdengar gila. Ya terdengar gila, dan tidak sedikit orang yang sudah mengatakan bahwa Merry gila saat itu. Tapi keputusan ekstrem itulah yang telah membawa Merry pada keberhasilannya saat ini. Keputusan yang dianggap orang ‘gila’ itulah yang akhirnya membuatnya mampu untuk mendirikan perusahaannya sendiri, Merry Riana Organization.

Di The Merry Riana Show hari itu Merry mendapat kesempatan baik untuk berbagi kisah dan pengalaman dengan seorang wanita hebat yang juga telah berhasil dalam kewirausahaannya. Ia adalah Novita Tandry. Wanita yang memulai Tumble Tots, sekolah pola asuh balita dari Inggris, yang akhirnya dikembangkan olehnya di Indonesia. Dari yang awalnya hanya satu cabang, kini sudah ada 60 cabang Tumble Tots di Indonesia.

Novita Tandry mulai menuturkan kisah perjalanan perjuangannya. Awal dari bagaimana Novita Tandry mengenal Tumble Tots adalah waktu anaknya masuk ke Tumble Tots di Singapura. Saat itulah ia kembali teringat akan cita-cita dalam dirinya yang hampir terkubur dan terlupakan. Yaitu menjadi guru. Itulah cita-citanya sejak SMP. Dan ketika mengenal Tumble Tots ini, kepeduliaannya akan pendidikan menyala kembali dan semakin menggebu-gebu.

Novita Tandry menceritakan bagaimana ia awalnya ditolak saat mengajukan franchise untukTumble Tots di Indonesia. Perjuangan panjang ia lalui sampai akhirnya ia memperoleh ijin untuk mendirikan satu cabang Tumble Tots di daerah Blok M. Satu cabang ini akan jadi ujian baginya untuk menunjukkan kesungguhannya dalam membangun Tumble Tots di Indonesia. Ia pun mulai dengan membagi-bagikan brosur ke jalanan. Ia juga tak segan untuk turun langsung membersihkan jendela sekolahnya. Dan yang paling penting yang harus dicapainya ketika mendirikan suatu perusahaanya adalah mendapatkan rasa respek dari karyawannya. Maka itu ia tak segan untuk melakukan semua pekerjaan yang ada di dalam Tumble Tots tanpa berusaha membedakan posisinya dengan karyawan lain.

Semua hal itu Novita lakukan untuk satu tujuan semata. Membangun Tumble Tots dan menunjukkan keseriusannya dalam peduli dengan pendidikan.

Kerja keras pasti akan membuahkan hasil. Langkahnya tak berhenti sampai akhirnya Novita Tandry berhasil membuka 60 cabang di 20 kota di Indonesia. Luar biasa bukan? Tak berhenti disitu. Novita Tandry mempertahankan konsistensinya untuk terus peduli pada pendidikan di seluruh kalangan. Ya seluruh kalangan, bukan hanya di kalangan tertentu. Novita mengungkapkan kepada Merry, akan visinya yang ingin membagikan ilmu mendidik anak dengan pola asuh yang benar kepada semua orang tua. Inilah yang akhirnya membawa dirinya kepada suatu keinginan untuk membuka Leaps and Bounds, yaitu mirip dengan Tumble Tots tapi untuk kalangan C. Dengan dibukanya Leaps and Bounds, kesempatan Novita Tandry untuk menjangkau seluruh kalangan makin terbuka lebar.

Walaupun awalnya ia ditolak mentah-mentah untuk membuka Leaps and Bounds, Novita Tandry terus berusaha untuk memperjuangkan keinginannya ini. Karena menurutnya pola asuh yang baik tidak hanya dibutuhkan oleh orang tua kalangan A dan B, tapi juga di kalangan C yang menjadi mayoritas kalangan masyarakat di Indonesia.

Ia pun berhasil mendirikan Leaps and Bounds pada tahun 2010.

Novita kini telah dinobatkan menjadi The Master Franchisee of The Year 2012, telah memberikan banyak pelatihan dan training untuk para orang tua untuk mendidik anak di usia 0-6 tahun, bertanggung jawab untuk program sentra bayi dan anak di Rumah Pintar Cikeas, Rumah-Rumah Pintar Ibu Annie Yudhoyono, serta Anisa Pohan dan Aliya Rajasa. Ia juga menulis 3 buah buku yaitu : Bad Behaviour, Tantrums and Tempers; Mengenal Tahapan Tumbuh Kembang Anak dan Masalahnya; Buku Pintar Perilaku Anak. Dan kini sedang menyelesaikan buku ke empat yaitu buku pegangan bagi pada pengasuh.

Pada kesempatan ini pula ia membagikan kunci sukses dalam menjalankan bisnis franchise kepada Merry juga kepada Friends Sonora, yaitu :

Integritas : kejujuran, disiplin, tanggung jawab, bagaimana menjalani bisnis dengan hati. Karena Novita Tandry yakin ketika suatu perusahaan tidak dijalankan dengan hati, maka bisnis itu tidak akan bertahan sampai puluhan tahun.

Tumble Tots telah memberikannya banyak kenangan manis. Beliau bertutur bagaimana hatinya merasa seperti makan ice cream setiap hari. Hal itu dirasakannya ketika ada anak, yang bukan anaknya sendiri, memeluknya, dan mengatakan, “I love you, auntie.”

Kisah perjalanan Novita Tandry hari itu yang telah dibagikan sungguh menginspirasi Merry. Merry pun menutup The Merry Riana Show dengan catatan inspirasinya.

“Berbisnis hanya menakutkan pada awalnya. Tapi bikin ketagihan pada akhirnya. Pekerjaan yang dibarengi niat yang kuat, target yang jelas dan dipenuhi semangat, akan selalu memberikan kita hasil. Saya selalu sedih bila melihat orang-orang yang putus asa di tengah jalan lalu berpikir bahwa hidup tidak berpihak pada mereka. Ingatlah, sukses itu hak setiap orang! Tapi sayangnya tidak semua dari kita gigih memburunya. Sukses membutuhkan syarat. Kerja keras, komitmen, kesungguhan, kegigihan, ketekunan, tekad dan masih banyak lagi turunan-turunan nilai yang sangat dibutuhkan agar orang bisa berhasil menyandang kesuksesan dalam hidup mereka.”

Bagi Novita Tandry turunan nilai itu adalah hati. Ia berprinsip bahwa bisnis harus dilakukan dengan hati. Karena dengan hati kita akan melakukan segala sesuatu dengan tulus dan integritas yang tinggi untuk dapatkan hasil yang maksimal. Merry pun memiliki prinsip yang sama dalam menjalani bisnisnya. Slogan “Touching Hearts Changing Lives” sudah ada sejak Merry mendirikan perusahaannya di Singapura, Merry Riana Organization, 10 tahun yang lalu.

Manusia dilengkapi Tuhan dengan pikiran dan perasaan. Dan Merry percaya bahwa seseorang itu baru akan tergerak untuk berbuat sesuatu kalau hatinya sudah tergerak. Maka dari itu apapun juga yang Merry kerjakan, ia ingin bukan hanya membuka pikiran tapi juga hati mereka. Merry bukan mau mengajarkan dan memberikan arahan yang harus begini harus begitu. Yang ia ingin lakukan hanya ingin berbagi. Dan yang ingin ia bagikan adalah pengalaman, perasaannya, contoh nyata di kehidupannya, dan menularkan spirit semangatnya. Apa yang Merry bagikan dan kerjakan benar-benar berasal dari hatinya. Dan semoga sesuatu yang berasal dari hati Merry ini bisa menyentuh hati orang banyak dan pada akhirnya berdampak positif di dalam kehidupan mereka dan juga kehidupan Anda. Touching Lives Changing Lives. Apapun pilihan Anda, tetaplah lakukan itu, dengan hati.

Live Your Best Life for Indonesia!

The Merry Riana SHow – ‘Leading Business With A Heart’


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to Leading Business With A Heart – Novita Tandry

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
News & Article