Article
Aug 21

Life Begins at 20

Posted at 03.46 PM | 1 Comment | POST A COMMENT

Ketika Merry meniup lilin ulang tahun pada usia 20. Itu adalah moment turning point baginya, yang memutuskan untuk berhenti pasrah dengan keadaan memprihatinkan di Singapura. Hari itu adalah hari dimana Merry berjanji pada dirinya sendiri, bahwa ia akan meraih mimpi untuk mendapatkan kebebasan secara finansial sebelum menginjak umur ke 30.
 
Bagi beberapa orang, titik balik justru adalah pada saat titik-titik terendah dalam hidupnya. Seperti yang dialami bintang tamu The Merry Riana Show, Bong Chandra. Bong bercerita bahwa, turning point dalam hidupnya adalah ketika ia sedang berada di Filipin untuk urusan pekerjaannya, sedangkan keluarganya di Indonesia tengah berjuang keras bertahan hidup sampai harus mengumpulkan uang-uang receh yang ada di sudut-sudut jendela dan pojok-pojok lemari.
 
I will do everything untuk orang tua saya, untuk keluarga saya.” janji Bong pada dirinya sendiri pada waktu itu.
 
Komitment itulah yang selalu Bong pegang, dan berhasil ia wujudkan dalam beberapa tahun kemudian. Bong, kini telah sukses menjadi seorangpebisnis, pembicara, dan milyader Indonesia, yg mendapatkangelar “motivator termuda se-Asia“,pada usia 23 tahun.
 
Berawal dari keterpurukan perekonomian keluarga yang jatuh saat krisis moneter melanda di Indonesia. Pabrik kue milik sang ayah, terpaksa harus gulung tikar. Harta benda dan aset perlahan habis dijual. Saat itu, Bong baru menginjak usia 12 tahun. Kondisi memprihatinkan tersebut menyadarkannya pada sebuah tanggung jawab yang baru. Ia tidak ingin menyusahkan orangtuanya ataupun menjadi beban, karena itu dari SD sampai SMA ia menolak untuk menerima uang jajan. Buku sekolah pun ia hasilkan sendiri dengan memfotokopi dari temannya.
 
Berbagai cara ia lakukan untuk dapat menghasilkan uang. Ketika SD, ia mengumpulkan potongan kue hasil produksi ayahnya untuk dijual ke teman-teman sekolah. Beranjak SMP hingga SMA, ia membeli baju dari Pasar Puringlalu menjualnya kembali kepada rekan dan adik kelasnya. Prinsip sukses bagi Bong sangatlah sederhana, yaitu jika kita mau sukses di usia muda jangan tunjuk orang lain, tapi mulailah dari menunjuk diri sendiri.
 
Merry sangat setuju dengan apa yang Bong katakan. Karena seringkali Merry melihat, anak muda mudah berkompromi pada hal ini.

“Ah, saya kan hanya anak muda. Belum waktunya memikirkan untuk bekerja. Nanti saja deh..” kata Merry, melontarkan apa yang sering diserukan oleh anak muda saat ini.
 
Padahal, masa muda adalah masa yang paling produktif dan kesempatan bagus untuk melakukan hal-hal positif, berkreasi, dan berinovasi.
 
Merry juga sering nembahkan bahwa banyak anak muda akhir-akhir ini yang mudah minder karena tidak memiliki catatan prestasi yang membanggakan. Terkadang prestasi tidak menjadi jaminan untuk dapat meraih kesuksesan di masa depan. Banyak sekali tokoh-tokoh yang gagal sewaktu sekolah dulu. Albert Einsten, Aristotle Onassis, Adam Khoo, Thomas Alva Edison, adalah beberapa orang yang tidak memiliki prestasi akademis yang gemilang. Sama halnya dengan Bong yang pernah mendapat nilai merah pada 11 pelajaran dari 13 mata pelajaran, bahkan di Drop Out dari kampusnya. Mereka adalah sebagian orang yang membuktikan bahwa prestasi tidak menentukan kesuksesan seseorang.
 
Sama seperti Merry, Bong pernah merasakan pengalaman yang sama. Saat harus jauh dari orang tua dan begitu banyak kesusahan yang muncul, muncul sebuah keinginan untuk bisa membahagiakan orang tua. Ketika Bong dikirim oleh perusahaan tempat ia bekerja, ke negara Filipin. Banyak keresahan menggangu pikiran membuatnya memutuskan untuk melakukan apa saja yang ia bisa untuk keluar dari masalah perekonomian.
 
Bong tidak tau apa yang harus ia lakukan. Ia melakukan random action dengan memprospek semua orang yang lewat didepannya.Bong hanya mengikuti nalurinya saja, tak ada lagi ruang untuk takut. Walaupun usahanya saat itu belum berhasil, Bong mendapatkan banyak teman dari orang yang tidak ia kenal sebelumnya.
 
“Hari ini saya lebih penakut daripada dulu.Ucap Bong yang membuat Merry bertanya-tanya.

 

“Kalau kita terlalu banyak tau justru nanti akhirnya kita akan menghalangi langkah kita untuk maju ke depan.tambah Bong menyelesaikan ucapannya.

 
Bagi Bong, semua orang bisa sukses. Colonel Sanders, Walt Disney, J.K Rowling, Albert Eistein, adalah segelintir tokoh yang dulu melalui banyak kegagalan sebelum mereka sukses. Yang membedakan mereka bisa lebih cepat meraih kesuksesan dibandingkan orang lain adalah mereka menghabiskan jatah sialnya lebih cepat dari orang lain. Kegagalan yang Bong alami, ia anggap sebagai voucher yang harus segera ia habiskan. Begitulah cara Bong tetap kuat bertahan dimasa-masa sulit.
 
Langkah apa yang Pak Bong Chandra ambil ketika merasa down? tanya Merry.
Sederhana. Bong memilih untuk tidur dan berdoa. Sama dengan batere yang perlu di charge. Manusia pun perlu waktu untuk mencharge dirinya. Merry sependapat dengan Bong. Ketika hati sedang galau atau gundah, keputusan yang di ambil bisa menjadi keputusan yang tidak tepat. Jangan mencoba untuk mengubah hal yang tak bisa diubah, tapi berikan waktu untuk merilekskan diri sejenak. Agar keputusan yang diambil pun tidak salah.
 
Bagaimana mengalahkan ketakutan saat mau memulai sesuatu? Tanya merry membacakan salah satu sms dari pendengar. Menurut Bong, semua produk terbaik di dunia muncul dari rasa takut. Kalau Andatidak takut, maka tidak akan muncul produk terbaik. Cara terbaik adalah manage rasa takut. Takut bukan hanya membuat orang berenti melangkah, takut juga yang membuat orang memulai langkah. Bagaimana endingnya? Tergantung bagaimana Anda me-manage rasa takut kita.
 
Bagi Merry, masa muda adalah masa yang paling indah. Tapi masa muda juga bisa menjadi masa yang sia-sia bila Anda tidak dapat mengoptimalkannya dengan baik. Muda itu tidak selalu ditentukan oleh umur. Muda itu tidak selalu ditentukan dari keterbatasan fisik. Muda itu berarti Anda memiliki semangat energi yg berapi-api untuk melakukan sesuatu, melakukan terobosan, membuat perubahan dalam hidup.
 
Jangan ketir dan takut gagal. Karena jika Anda terjatuh, Anda belajar bagaimana caranya untuk bangkit. Jangan gundah dan takut tertolak, karena itulah tempat belajar gratis Anda, untuk menjadi pribadi yg lebih kuat.

 

Live Your Best Life for Indonesia!

 


You may also like :




  • About Merry Riana

One Response

  1. so inspiring ! Thank you mrs. merry 🙂

Post a comment

Post a comment to Life Begins at 20

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
News & Article