Article
Nov 17

MRCA My Inspiration : Sekolah Dasar Tidak Tamat Tapi Bisa Sukses

Posted at 10.53 AM | No Comments | POST A COMMENT

Andrie Wongso adalah motivator No.1 di Indonesia. Andrie Wongso yang dilahirkan 6 Desember 1954 di kota Malang, Jawa Timur ini hidup dalam keterbatasan finansial. Beliau merupakan anak ke-2 dari 3 bersaudara. Pak Andrie tidak sempat menamatkan sekolah dasar karena peristiwa politik pada tahun 1965 sehingga beliau mendapat julukan khusus, yaitu “SDTT” , alias “Sekolah Dasar Tidak Tamat”. Namun berkat kerja keras dan keyakinannya, beliau akhirnya dapat merubah kehidupannya menjadi jauh lebih baik. Dan akhirnya julukannya pun ditambahkan gelar “TBS” , alias “Tapi Bisa Sukses”. Sehingga Pak Andrie dikenal dengan gelar Andrie Wongso, SDTT, TBS. Kisah perjuangan hidup Pak Andrie sangat menginspirasi banyak orang, terutama saya. Saya sangat mengidolakan Pak Andrie.

 

Pada awalnya saya sering membaca majalah beliau yaitu Majalah Luar Biasa. Majalah ini sangat bagus dan memotivasi saya. Hingga akhirnya saya ingin tahu lebih dalam lagi mengenai sosok Pak Andrie. Dan tanpa disangka saya berkesempatan untuk mewawancarai beliau secara langsung, mendengarkan kisah perjuangan sukses beliau secara langsung. Hal itu tidak akan pernah terlupakan bagi saya.

 

Masa kecil hingga remaja Pak Andrie dilalui dengan membantu orang tuanya membuat dan berkeliling berjualan kue ke toko-toko dan pasar. Namun akhirnya di usia 22 tahun, Pak Andrie memutuskan berangkat ke Jakarta demi mengubah nasib dengan satu tekad yakni siap menghadapi apapun di depan dengan berani dan jujur. Maka dimulailah kerja sebagai salesman produk sabun sampai pelayan toko. Pekerjaan sales ini cukup memberi waktu lowong, yang diisinya dengan berlatih kungfu. Kungfu bukan sekedar bela diri, namun juga mengandung nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, komitmen, perjuangan dan kemauan keras. Nilai-nilai luhur ini semakin membentuk jati diri Pak Andrie. Selain itu, ketegaran orang tua Pak Andrie dalam menghadapi kemiskinan juga berperan besar dalam pembentukan karakter dirinya. Saat film-film laga dari Taiwan merajai layar lebar perfilman Indonesia, hati Pak Andrie tergelitik ingin menjadi seorang bintang film. Untuk menggapai cita-cita ini, tahun 1978 Pak Andrie berhenti bekerja dan mulai mengirimkan lamaran ke perusahaan-perusahaan film di Hongkong. Namun selama tiga bulan tak ada satu pun perusahaan film yang memanggil beliau. Masa-masa itu merupakan masa yang berat bagi Pak Andrie. Beliau mengalami tekanan mental yang luar biasa. Tekanan hidup yang dialaminya ternyata tidak berhenti di situ saja. Pada saat bersamaan, salah satu orang tua beliau meninggal. Bukan hal yang mudah bagi kita untuk membayangkan, apalagi menghadapi derita yang dialami Pak Andrie. Akhirnya beliau pulang ke Malang. Pada tahun 1979 kembali ke Jakarta untuk mengadu nasib. Kali ini Pak Andrie tampil sebagai seorang pelayan toko yang hanya melayani pembeli tetapi tidak bisa masuk ke dalam toko, alias setengah kuli.
Untuk mengisi waktu luang, Pak Andrie yang semakin beranjak dewasa mendirikan sebuah perguruan kungfu bernama Hap Kun Do. Hingga akhirnya penghasilan dari melatih kungfu yang diperoleh beliau lebih besar daripada gaji sebagai pelayan toko. Di sinilah kembali muncul impian untuk menjadi bintang film. Pak Andrie lalu keluar dari pekerjaannya dan berlatih kungfu secara intensif selama dua minggu, kemudian mengirimkan foto dan surat lamaran ke Hongkong. Meminjam istilah orang awam, dewi fortuna ternyata masih tidak berpihak kepada beliau. Tiga bulan hidup dengan tanpa penghasilan bukan hal yang mudah untuk dilalui, sebab itu Pak Andrie berusaha untuk memotivasi diri sendiri. Tiga bulan kemudian, buah karma baik menghampirinya. Pak Andrie melamar sebagai bintang film dan diterima oleh perusahaan Eterna Film Hongkong, dengan kontrak kerja selama 3 tahun. Tahun 1980, untuk pertama kalinya Pak Andrie ke luar negeri. Setelah melewati 3 tahun merasakan suka dukanya bermain film di Taiwan, Pak Andrie tahu, dunia film bukanlah dunianya lalu dia memutuskan untuk kembali ke Indonesia.

 

Dari kisah beliau tersebut, saya dapat melihat bukti nyata bahwa tidak ada yang tidak mungkin apabila kita berjuang dan berusaha keras untuk mencapai impian. Walaupun dari awal tampak mustahil bagi Pak Andrie untuk mewujudkan impiannya sebagai bintang film, namun berkat usaha dan pantang menyerah, akhirnya beliau berhasil menjadi bintang film sesuai dengan impiannya. Pak Andrie sukses memantapkan mentalnya untuk lebih sukses lagi.

 

Dalam kisah perjuangan menuju impiannya tersebut, Pak Andrie selalu mencoba untuuk menyemangati diri sendiri supaya beliau tidak menyerah terhadap impiannya. Salah satu caranya yaitu dengan menulis kata-kata motivasi. Ternyata kata-kata motivasi beliau tersebut tidak hanya berhasil memotivasi dirinya sendiri, namun juga bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya. Akhirnya beliau memiliki ide untuk membuat kartu ucapan sehingga lahirlah Kartu Ucapan Harvest. Filosofi terkenal dari Andrie Wongso adalah “Success is My Right”.

 

Ketika saya bertanya kepada Pak Andrie mengenai perasaan beliau ketika dijuluki sebagai “Raja Kartu Ucapan”, beliau mengatakan bahwa beliau merasa sangat bangga. Ternyata beliau mempunyai impian yaitu mengubah nasib melalui kartu ucapan dan kartu motivasi Harvest bisa meledak dan berkembang. Menurut beliau, dunia terus berputar, termasuk dunia bisnis. Sukses hari ini, tidak berarti besok kita akan sukses lagi. Gagal hari ini, tidak berarti besok kita akan tetap gagal. Kita sebagai manusia perlu proses belajar dan berbenah diri terus-menerus, agar kesuksesan bisa langgeng. Begitulah menurut pendapat beliau. Kesuksesannya dalam dunia motivasi pun terus berkembang. Hingga Pak Andrie mendirikan AW motivation training dan AW Publising, Multimedia serta membuka beberapa outlet AW Success Shop yaitu toko pertama di Indonesia yang khusus menjual produk-produk motivasi. Salah satunya adalah Majalah Luar Biasa yang sangat rajin saya baca sebagai motivasi saya.

 

Setelah mendengar kisah hidup Pak Andrie Wongso, saya sangat kagum pada beliau. Banyak sekali pelajaran-pelajaran positif yang dapat saya ambil dan saya terapkan dalam kehidupan saya agar saya dapat mencapai impian dan kesuksesan seperti Pak Andrie. Untuk menghasilkan kehidupan yang baik, mutlak kita harus berjuang, belajar, dan berjuang lagi. Segala sesuatu harus dimulai dari diri kita sendiri. Kita harus memiliki sifat mental dan pikiran yang positif. Walaupun banyak halangan dan rintangan, namun apabila kita tetap berfokus pada impian kita, maka dengan usaha dan kerja keras, yakinlah bahwa impian akan terwujud !!!

 

Pak Andrie Wongso adalah salah satu orang Indonesia yang sukses dan memliki kisah hidup yang sangat memotivasi banyak orang. Ketika saya bertanya kepada Pak Andrie mengenai apa harapan beliau terhadap bangsa Indonesia, beliau dengan semangat menjawab bahwa Indonesia harus menjadi bangsa yang Luar Biasa! Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Populasinya terbanyak keempat di dunia. Indonesia memiliki penduduk dengan usia produktif mencapai 60 persen. Sumber daya alamnya pun berlimpah. Menurut beliau, ini merupakan potensi untuk menjadi negara maju dan kuat. Namun yang utama, kita perlu membangun karakter yang positif seperti kebersamaan, kemandirian, persatuan dan kesatuan. Semua itu akan membuat Indonesia semakin maju dan menjadi negara yang Luar Biasa.


You may also like :




  • About Merry Riana

Post a comment

Post a comment to MRCA My Inspiration : Sekolah Dasar Tidak Tamat Tapi Bisa Sukses

To reply to this message, enter your reply in the box labeled "Message", hit "Post Message."

TV
Aku & Merry Riana – by Andriani
Radio
News & Article